Kesepakatan Ditolak, PM Inggris Makin Tertekan 17 Hari Jelang Brexit

Kompas.com - 13/03/2019, 09:35 WIB
PM Inggris Theresa May. AFP/HOPM Inggris Theresa May.

LONDON, KOMPAS.com - Anggota parlemen Inggris dengan tegas menolak kesepakatan Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May untuk kedua kalinya.

Hal itu membuat Inggris semakin tidak menentu dalam 17 hari jelang perpisahan dengan Uni Eropa.

Diwartakan AFP, House of Commons pada Selasa (12/3/2019), menggelar pemungutan suara yang menghasilkan penolakan kesepakatan Brexit.

Baca juga: Sebulan Jelang Brexit, Pangeran William Desak Rakyat Inggris Bersatu

Langkah ini berisiko membuat kekacauan ekonomi karena Inggris dijadwalkan untuk mengakhiri hubungan dengan mitra dagang terbesarnya pada 29 Maret 2019, apa pun yang terjadi.

"Kesepakatan yang kami negosiasikan adalah yang terbaik dan memang satu-satunya kesepakatan," kata May kepada parlemen sesaat setelah pemungutan suara.

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut laporan BBC, anggota parlemen akan memberikan suara pada mosi terkait apakah akan memungkinkan Brexit dieksekusi tanpa kesepakatan.

Meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan berarti mengancam berbagai bidang seperti perdagangan, imigrasi, kesehatan, dan sebagainya.

Penolakan Brexit tanpa kesepakatan tentu kemudian akan menghasilkan digelarnya pemungutan suara lainnya.

Namun suara yang satu itu akan memutuskan apakah May akan kembali ke Uni Eropa untuk meminta perpanjangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.