Selain Coca-Cola, Ini 7 Minuman Bersoda Tertua di Dunia

Kompas.com - 12/03/2019, 18:09 WIB
ilustrasi minuman bersoda shutterstockilustrasi minuman bersoda

KOMPAS.com - Pada awalnya, minuman bersoda diciptakan oleh seorang apoteker bernama John Stith Pemberton saat berupaya mengembangkan resep obat tertentu. Kemudian, minuman Coca-Cola tercipta pada 1886.

Tahun demi tahun, minuman bersoda mendapatkan hati di masyarakat dunia. Bahkan, minuman ini menemani para tentara yang terjun dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Ternyata ada perusahaan minuman bersoda yang telah diproduksi dan diedarkan sebelum Coca-Cola berdiri. Perusahaan ini telah menjual dan memasarkan produknya ke berbagai negara.

Berikut ulasannya:

1. Schweppes

schweppesschweppes.com.au schweppes
Walaupun banyak merek minuman bersoda yang mengklaim tertua, namun Schweppes secara luas dianggap sebagai soda tertua di dunia.

Perusahaan ini didirikan oleh Johann Jacob Schweppe pada 1783 di Jenewa, Swiss. Dia merupakan orang pertama yang menjual dan memproduksi minuman berkarbonasi ketika itu. Pada 1792, ia memutuskan untuk pindah untuk mengembangkan bisnisnya.

Produk yang terkenal adalah Schweppes dan laris di pasaran karena mempertahankan cita rasanya yang berbeda ketika itu.

Pada 1836, Schweppe mendapatkan surat dari Raja William IV dari Inggris untuk mengangkat dan mengembangkan minuman berkarbonasi.

Selain minuman berkarbonasi, Schweppe menjual bir jahe yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1870 dan air tonik yang keluar tahun berikutnya dan merupakan tonik berkarbonasi pertama.

Schweppes berganti-ganti kepemilikan, hingga akhirnya berpindah ke tangan Dr Pepper Snapple Group sebagai pemilik merek dagang Schweppes.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Kali Pertama Coca-Cola Dijual dalam Botol

2. Vernors Ginger Ale

VernorsThe Michigan Chronicle Vernors
Vernors adalah merek minuman jahe tertua yang bertahan di Amerika Serikat dan salah satu dari soda tertua.

Minuman ini diciptakan oleh James Vernor, seorang apoteker Detroit, pada 1860-an. Ketika itu Vernor sedang mengerjakan tonik obat vanila dan rempah-rempah, dengan tambahan jahe untuk mengatasi perutnya yang bermasalah.

Pada 1862, dia dipanggil untuk berperang dalam Perang Sipil dan meninggalkan ramuan tersebut dalam tong kayu selama empat tahun. Setelah kembali, ia menemukan ramuan yang tersimpan menghasilkan rasa yang lebih enak.

Pada awal penjualannya, dia bekerja sama dengan perusahaan yang bersedia untuk pembotolan minuman ini. Hingga akhirnya dibangunlah pabrik untuk memproduksi ginger ale secara massal. Vernors saat ini dimiliki oleh Dr Pepper Snapple Group.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X