Hina Agama Hindu di Facebook, Seorang Pria Malaysia Ditahan

Kompas.com - 12/03/2019, 17:58 WIB
Ilustrasi Facebook The telegraphIlustrasi Facebook

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Otoritas Malaysia kembali menangkap seseorang yang dituduh melakukan tindakan penghinaan terhadap agama.

Setelah beberapa waktu lalu empat orang ditahan dengan tuduhan melakukan penghinaan terhadap agama Islam, pada Senin (11/3/2019), kepolisian Malaysia menahan pria yang dituduh telah menghina agama Hindu melalui media sosial Facebook.

Disampaikan kepala kepolisian Malaysia, Mohamad Fuzi Harun, seorang pria berusia 52 tahun telah ditangkap berkaitan dengan komentarnya di Facebook.

Pria tersebut menuliskan komentar menggunakan akun atas nama Zamri Bin Abd Razak. Dalam komentarnya, dia menyebut ajaran Hindu sebagai hal yang "bodoh".


Hasil tangkapan layar yang menampilkan komentar menghina ajaran agama itu telah banyak dibagikan dan beredar luas di dunia maya. Demikian dilansir Channel News Asia, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Dinyatakan Hina Islam di Media Sosial, Pria Malaysia Dihukum Penjara 10 Tahun

Malaysia, yang sedang diterpa isu rasial dan agama, tengah menggencarkan tindakan keras terhadap para pelaku yang dikhawatirkan dapat memprovokasi terjadinya konflik antar-ras dan agama.

Sebelumnya, dalam persidanga yang digelar pada Senin (11/3/2019), seorang pria berusia 52 tahun bernama Mohamad Yazid Kong Abdullah dijatuhi hukuman tujuh bulan penjara dan denda sebesar 10.000 ringgit (sekitar Rp 34 juta) setelah dinyatakan bersalah atas tindakan penghinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Hakim Hasbullah Adam menyatakan dalam putusannya, bahwa Yazid telah menentang Konstitusi Federal yang menyatakan Islam sebagai agama federal.

Terdakwa dituntut menggunakan undang-undang penyalahgunaan jaringan komunikasi yang mengancam pelanggarnya dengan penjara maksimal satu tahun.

Hukuman yang dijatuhkan tersebut jauh lebih ringan dibandingkan terdakwa lainnya, yang mengakui telah bersalah dalam 10 tuduhan penghinaan terhadap Islam menggunakan media sosial.

Hakim menjatuhkan hukuman maksimal hingga 10 tahun penjara kepada terdakwa, dengan masing-masing satu tahun penjara untuk satu tuduhan.

Hukuman tersebut tercatat menjadi yang paling berat yang pernah dijatuhkan pengadilan Malaysia berkenaan dengan kasus penghinaan ajaran agama.

Baca juga: Sampaikan Pidato Pengukuhan, Raja Malaysia Serukan Persatuan Rasial

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X