Jenazah Seorang Korban Pearl Harbor Teridentifikasi Setelah Lebih dari 70 Tahun

Kompas.com - 12/03/2019, 14:42 WIB
Foto Willard I Lawson, pelaut pemadam kebakaran Angkatan Laut AS yang menjadi korban serangan Pearl Harbor pada 1941 dan jenazahnya belum lama diidentifikasi. DPAA.milFoto Willard I Lawson, pelaut pemadam kebakaran Angkatan Laut AS yang menjadi korban serangan Pearl Harbor pada 1941 dan jenazahnya belum lama diidentifikasi.

WASHINGTON, KOMPAS.com —  Jenazah salah seorang korban serangan Pearl Harbor yang tewas pada 1941 akhirnya dapat teridentifikasi setelah lebih dari tujuh dekade.

Para ilmuwan mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai Willard I Lawson, anggota pemadam kebakaran Angkatan Laut kelas 3 berusia 25 tahun yang menjadi kru dari kapal perang USS Oklahoma.

Kapal tersebut menjadi salah satu korban serangan pasukan Jepang di Hawaii pada 7 Desember 1941. Kapal itu tenggelam setelah rusak parah akibat dihantam torpedo.

Hasil identifikasi tersebut diumumkan oleh Badan Pelaporan Tahanan Perang dan Hilang dalam Tugas dari Departemen Pertahanan (DPAA) pada Senin (11/3/2019).


Baca juga: Serangan Pearl Harbor, Peristiwa yang Mengubah Sejarah Dunia...

Lawson, asal Butler County, Ohio, menjadi satu dari ratusan pelaut dan marinir yang terbunuh dalam serangan di Pearl Harbor dan dimakamkan di pemakaman tanpa nama.

Namun, pada 2015 DPAA mulai menggali kembali sisa-sisa jenazah korban dari Pemakaman Memorial Nasional Pasifik atau yang juga dikenal sebagai Punchbowl untuk melanjutkan proses identifikasi.

Para ilmuwan menggunakan analisis gigi dan antropologis, dengan didukung bukti tak langsung dan material, serta analisis DNA untuk mengidentifikasi sisa-sisa jenazah Lawson.

Setelah teridentifikasi, jenazah Lawson akan dipindahkan dari Punchbowl di Hawaii dan dimakamkan kembali di Madison, Negara Bagian Indiana, pada 27 April.

Namanya juga dituliskan di Dinding Korban Hilang di Punchbowl, dengan hiasan mawar terukir di sebelah namanya untuk menunjukkan bahwa dia telah teridentifikasi.

Lebih dari 2.400 orang tewas dalam serangan pasukan Jepang di Pearl Harbor, Hawaii, yang kemudian membawa AS ke dalam Perang Dunia II.

Sebanyak 388 jenazah pelaut yang tidak teridentifikasi dikuburkan bersama di Punchbowl. Namun, Pentagon menginginkan mereka semua dapat diidentifikasi dan dimakamkan secara individu sebagai bentuk penghormatan.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Mengenai Pearl Harbor

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UPI
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X