Pengantin ISIS Serang Jurnalis yang Rambutnya Kelihatan dan Berteriak Saat Dievakuasi dari Baghouz

Kompas.com - 12/03/2019, 12:53 WIB
Sekelompok pria yang diduga ISIS ikut dalam rombongan warga yang dievakuasi oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dari wilayah terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, Senin (4/3/2019). (AFP/BULENT KILIC) Sekelompok pria yang diduga ISIS ikut dalam rombongan warga yang dievakuasi oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dari wilayah terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, Senin (4/3/2019). (AFP/BULENT KILIC)

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) makin tersudut dengan kepungan yang dilancarkan Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Meski semakin terdesak, fakta itu tidak menggoyahkan keyakinan para pengantin ISIS terhadap organisasi yang muncul pada 2014 silam.

Sebuah video memperlihatkan sejumlah pengantin ISIS yang dievakuasi dari benteng terakhir di Baghouz menyerang jurnalis perempuan dan meneriakkan slogan mereka.

Baca juga: PBB: Anak-anak Anggota ISIS Tidak Boleh Dicap Teroris


Diwartakan Daily Mail Senin (11/3/2019), mereka berteriak baqiya dari moto ISIS baqiya wa tatamaddad yang berarti Berkuasa dan Berkembang.

Mereka berteriak kepada seorang jurnalis perempuan dan menyiramkan air kepada dia di tengah kamera yang menyoroti perilaku mereka.

Salah satu pengantin itu menjambak rambut si jurnalis dan berkata "Apakah Anda tidak membaca Al Quran? Apakah tidak merasa malu?" teriak mereka.

Pengantin ketiga menyindir cara berpakaian jurnalis tersebut. "Tuhan mengutuk perempuan yang berpakaian menyerupai pri," ujar dia.

Kebanyakan dari pengantin ISIS itu bersama anak mereka mengacungkan jari mereka ke udara sebagai gestur bahwa hanya ada satu Tuhan.

Pekan lalu, sekelompok pengantin ISIS di kamp pengungsian melempar para jurnalis dengan batu dan mengkritik pakaian perempuan yang tidak sesuai dengan interpretasi mereka.

Lebih dari 7.000 orang melarikan diri dari desa di tepi Sungai Eufrat dalam dua pekan terakhir, menghindari serangan SDF dan koalisi AS.

Kepada AFP, banyak pengantin ISIS mengatakan mereka ingin membesarkan anak mereka sesuai dengan ideologi "kekhalifahan" kelompok tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X