Tragedi Ethiopian Airlines, Ini Daftar Negara yang "Kandangkan" Boeing 737 MAX 8

Kompas.com - 12/03/2019, 12:13 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAR Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

KOMPAS.com - Sejumlah negara langsung mengandangkan pesawat Boeing 737 MAX 8 pasca-kecelakaan yang menimpa pesawat maskapai Ethiopian Airlines.

Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302 itu jatuh tak lama setelah lepas landas ketika bertolak menuju Nairobi, Kenya, pada Minggu (10/3/2019), dan menewaskan 157 orang di dalamnya.

Tipe pesawat yang jatuh itu seperti dilansir AFP Selasa (12/3/2019) sama dengan milik Lion Air JT 610 yang jatuh pada Oktober tahun lalu.

Baca juga: Semua Varian Boeing 737 MAX Dilarang Terbang ke Singapura


Di seluruh dunia dilaporkan terdapat 350 unit Boeing 737 MAX 8. Saat ini, selain negara juga ada maskapai yang memutuskan untuk melarang pesawat tersebut terbang.

Berikut adalah negara yang memutuskan untuk menghentikan penerbangan Boeing 737 MAX 8.

1. Singapura
Pada Selasa, Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengumumkan pelarangan adanya Boeing 737 MAX 8 di wilayah udara mereka.

Dalam keterangan resminya, CAAS menjelaskan mereka sementara menangguhkan keberadaan Boeing 737 MAX 8 baik yang memasuki maupun keluar dari zona udara Singapura.

2. China
Senin (11/3/2019), Beijing memerintahkan untuk supaya penerbangan domestik tidak menggunakan 737 MAX 8 setelah mempertimbangkan insiden di Ethiopian Airlines dan Lion Air.

Badan Penerbangan Sipil China menegaskan model pesawat itu baru boleh terbang setelah pemeriksaan dilakukan dan memastikan keamanannya.

AFP melansir, China merupakan pangsa pasar penting bagi pabrikan pesawat asal Amerika Serikat (AS) itu karena menyumbang seperlima penjualan 737 MAX 8.

3. Indonesia
Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mengumumkan bakal menempatkan 11 jet Boeing 737 MAX 8 untuk diperiksa pada Selasa ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti berkata, tipe itu bakal tetap di tanah hingga regulator memastikan mereka laik terbang.

4. Korea Selatan (Korsel)
Kementerian Tranportasi Korsel menegaskan dua pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dipakai maskapai Eastar Jet bakal dikandangkan hingga pemeriksaan digelar.

5. Mongolia
Melalui laman Facebooknya, Otoritas Penerbangan Sipil Mongolia memerintahkan maskapai negara MIAT MOngolian Airlines mengandangkan delapan unit 737 MAX 8 milik mereka.

Baca juga: Pesawat Ethiopian Airlines Keluarkan Asap dan Suara Aneh Sebelum Jatuh



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X