5 Kisah Para Korban Tewas Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines

Kompas.com - 12/03/2019, 09:56 WIB
Seorang pria membawa puing di lokasi jatuhnya penerbangan Ethiopian Airlines di Bishoftu, sebuah kota sekitar 60 kilometer tenggara Addis Ababa, Etiopia, Minggu (10/3/2019). (AFP/MICHAEL TEWELDE) Seorang pria membawa puing di lokasi jatuhnya penerbangan Ethiopian Airlines di Bishoftu, sebuah kota sekitar 60 kilometer tenggara Addis Ababa, Etiopia, Minggu (10/3/2019). (AFP/MICHAEL TEWELDE)

ADDIS ABABA, KOMPAS.com - Seorang penulis pemenang penghargaan, arkeolog, dan tim bantuan kemanusiaan termasuk di antara 157 orang yang tewas dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines.

Jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 selang beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa juga menjadi duka besar bagi PBB.

Berikut ini beberapa kisah dari para korban tragedi kecelakaan pesawat maskapai Ethiopian Airlines:

Sang arkeolog

Arkeolog asal Italia Sebastiano Tusa (66) menjadi salah satu korban tewas. Sebelumnya, dia menghabiskan waktu untuk menjelajahi dasar laut kepulauan Egadi di dekat Sisilia.

Baca juga: Boeing 737 MAX 8 Dikandangkan, Produsen Pesawat China Bisa Mujur?

Dia menemukan sebotol anggur yang berasal dari 1.000 tahun atau lebih, yang diyakini sebagai yang tertua di dunia.

Hasratnya terbesarnya dalam riset adalah Pertempuran Egadi, yang menentukan antara kekuatan Mediterania di Republik Romawi dan Kartago pada 10 Maret, 241 SM.

"Ayah adalah pria yang mencintai pertempuran hebat. Dia tidak pernah menyerah. Dua tahun yang lalu dia mengalahkan tumor yang sangat agresif," kata putranya, Andrea Tusa, seperti dilansir dari AFP.

Kehilangan seluruh keluarga

Anggota parlemen Slowakia Anton Hrnko kehilangan seluruh keluarganya dalam kecelakaan itu.

Dia kehilangan istrinya, putranya, dan putrinya. Perjalanan keluarganya direncanakan oleh sang putra, Martin, sebagai hadiah untuk adiknya, Michala.

Sementara istri Hrnko merupakan pengacara dengan spesialisasi real estate, sedangkan putrinya bekerja sebagai pakar IT di perusahaan produksi film.

Halaman:


Sumber AFP,ABC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X