Regulator Penerbangan AS Tolak Hentikan Operasional Boeing 737 MAX 8

Kompas.com - 12/03/2019, 07:32 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAR Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Regulator penerbangan sipil AS atau Federal Aviation Administration ( FAA) menolak untuk memerintahkan maskapai menghentikan operasional Boeing 737 MAX 8.

Diwartakan CNN, Senin (11/3/2019), FAA menyatakan para penyelidik belum menentukan penyebab jatuhnya pesawat yang dioperasikan Ethiopian Airlines pada Minggu (10/3/2019) pagi dan Lion Air pada Oktober 2018.

"Laporan eksternal menyebutkan kesamaan antara kecelakaan ini (Ethiopian Airlines) dan Lion Air JT 610 pada 29 Oktober 2018," demikian bunyi pernyataan FAA.

Baca juga: Maskapai Apa Saja yang Masih Terbangkan Boeing 737 MAX 8?

"Namun, penyelidikan baru saja di mulai dan sampai saat ini kami belum diberi data untuk menarik kesimpulan atau mengambil tindakan apa pun," imbuhnya.

Meski demikian, FAA akan meminta Boeing untuk melakukan perubahan desain pada pesawat pada bulan depan sebagai respons atas insiden Lion Air.

Melansir kantor berita AFP, FAA meminta Boeing untuk memodifikasi 737 MAX 8 termasuk perangkat lunak anti-stalling dan perbaruan siste manuver selambat-lambatnya pada April.

Boeing juga akan memperbarui persyaratan pelatihan dan manual awak pesawat terkait perubahan tersebut.

"FAA terus mengukur dan mengawasi kinerja keselamatan pesawat komersial AS," kata otoritas itu.

"Jika kami mengidentifikasi adanya masalah yang memengaruhi keselamatan, FAA akan mengambil tindakan segera dan tepat," lanjutnya.

FAA juga akan berbagi informasi keselamatan mengenai Boeing 737 MAX 8 kepada otoritas penerbangan sipil negara lainnya.

Tim FAA saat ini berada di Etiopia untuk berpartisipasi dalam penyelidikan kecelakaan bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS.

Baca juga: Pesawat Ethiopian Airlines Keluarkan Asap dan Suara Aneh Sebelum Jatuh

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Tapi maskapai menyatakan kotak hitam telah ditemukan untuk diselidiki lebih lanjut.

Menyusul kecelakaan Lion Air, para penyelidiki menyebutkan pilot kesulitan dengan sistem otomatis yang dirancang untuk menjaga pesawat agar tidak kehilangan daya angkat.



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X