Kompas.com - 11/03/2019, 22:35 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Kepolisian India mengklaim salah satu dalang di balik serangan bunuh diri di Kashmir pada 14 Februari lalu telah tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah.

Mudasir Ahmed Khan, yang tewas baku tembak pada Minggu (10/3/2019), digambarkan pihak berwenang sebagai salah seorang komandan tertinggi Jaish-e-Mohammad (JeM).

Kelompok militan JeM mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam serangan bom bunuh diri yang membunuh 40 paramiliter di Kashmir.

Kepolisian Kashmir mengatakan, pada Senin (11/3/2019), bahwa hasil penyelidikan telah mengungkap peran Mudasir sebagai salah satu konspirator kunci dalam serangan paling mematikan di Kashmir dalam beberapa dekade itu.

Baca juga: Pakistan Tangkap Tersangka Kunci Serangan Bom Bunuh di India Kashmir

Mudasir disebut telah ditembak mati di Tral, kawasan di distrik Pulwama, Kashmir, tempat pelaku pembom bunuh diri melancarkan aksinya.

Selain dirinya, petugas juga melumpuhkan seorang pria bersenjata lainnya, yang diyakini berasal dari Pakistan.

Serangan teror bom bunuh diri yang menyasar konvoi paramiliter India pada pertengahan bulan lalu itu telah memicu serangan balasan dari angkatan udara India dan berbuntut pada peningkatan ketegangan dengan Pakistan.

Disampaikan komandan tentara di Kashmir, KJ Dhillon, setidaknya 14 tersangka militan JeM, termasuk enam berpangkat tinggi, telah dieliminasi dalam serangan balasan usai insiden bom bunuh diri.

Kepolisian India juga mengklaim dalang utama dari serangan bom bunuh diri itu telah tewas dalam baku tembak di Kashmir bersama dua anggota JeM lainnya, pada 18 Februari lalu.

Wilayah Kashmir yang masih berada dalam kawasan pegunungan Himalaya, menjadi sengketa antara India dan Pakistan sejak puluhan tahun lalu.

Kedua pihak juga sempat terlibat dalam dua kali peperangan dalam memperebutkan wilayah tersebut.

Ketegangan terakhir terjadi pada akhir Februari lalu dengan kedua pihak mengklaim telah saling menembak jatuh pesawat musuh dan seorang pilot India sempat ditahan otoritas Pakistan.

Namun situasi kini berlangsung kembali stabil meski masih terjadi beberapa bentrokan dan saling tembak di beberapa lokasi di sepanjang perbatasan.

Baca juga: Pakistan Tangkap Lebih dari 100 Tersangka Anggota Kelompok Ekstremis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber SCMP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.