Sampaikan Pidato Pengukuhan, Raja Malaysia Serukan Persatuan Rasial

Kompas.com - 11/03/2019, 21:32 WIB
Foto yang dirilis Departemen Informasi Malaysia pada 31 Januari 2019 menunjukkan raja baru Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dan permaisurinya unku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah melambaikan tangan di Kuantan, Pahang, sebelum bertolak ke Kuala Lumpur untuk menjalani pelantikan sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-16 Malaysia.AFP/FARHAN ABDULLAH Foto yang dirilis Departemen Informasi Malaysia pada 31 Januari 2019 menunjukkan raja baru Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dan permaisurinya unku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah melambaikan tangan di Kuantan, Pahang, sebelum bertolak ke Kuala Lumpur untuk menjalani pelantikan sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-16 Malaysia.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah menyerukan agar persatuan rasial tidak hanya menjadi sebatas slogan.

Seruan itu disampaikan Raja Sultan Abdullah dalam pidato pengukuhannya di hadapan anggota parlemen, Senin (11/3/2019).

Raja mencatat bahwa berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk memperkuat persatuan antar-ras.

"Dalam hal ini, seruan untuk persatuan jangan sampai hanya menjadi sebatas slogan, tetapi harus diikuti dengan tindakan yang tulus," kata Raja Abdullah seperti dilansir The Star dan dikutip Channel News Asia.

"Tindakan tegas harus diambil terhadap kegiatan dan elemen yang dapat memengaruhi persatuan dan kerukuan nasional," tambahnya.

Baca juga: Sultan Pahang Resmi Dilantik sebagai Raja Malaysia

Raja juga menyampaikan, agama Islam sebagai agama federasi, semestinya dapat dipahami secara menyeluruh oleh semua orang, tanpa memandang ras maupun agama.

"Islam bukanlah sebuah agama eksklusif untuk kelompok tertentu, namun merupakan cara hidup yang universal dan membawa berkah bagi dunia," kata dia.

Politik rasial telah kembali menjadi perhatian di Malaysia, dengan Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (UMNO) dan Partai Islam se-Malaysia, menuduh pemerintahan yang dijalankan Pakatan Harapan telah menjual hak-hak Melayu dan Islam.

Raja juga mengatakan, pemerintah harus memperhitungkan keinginan rakyat ketika menyusun kebijakan.

"Rakyat saat ini menginginkan pemerintahan yang bertanggung jawab yang mendengarkan pendapat dan aspirasi mereka," ujar raja.

"Rakyat saat ini tidak hanya menginginkan pembangunan, namun juga pemerintah yang bersih, transparan, bertanggung jawab, serta menegakkan kedaulatan hukum untuk membawa bangsa ke tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.

Raja Abdullah juga menyampaikan penghargaan atas upaya pemerintah untuk memperkenalkan Rencana Antikorupsi Nasional dan menyusun undang-undang yang relevan untuk memperkuat pemerintahan.

Dia mencatat bahwa pemerintah sadar tentang kenaikan biaya hidup yang dapat menghambat kemakmuran nasional. Namun dia juga meminta kepada rakyat untuk percaya kepada langkah yang diambil pemerintah, meski efeknya mungkin tidak segera terasa.

Selain itu, raja juga meminta rakyat harus realistis dalam mengajukan tuntutan kepada pemerintah.

"Pemerintahan saya pasti akan bersama rakyat setiap saat untuk menghadapi tantangan," kata raja.

Baca juga: Raja Malaysia, Ikon Sepak Bola Asia



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X