Kompas.com - 11/03/2019, 18:37 WIB
|

RIYADH, KOMPAS.com - Biasanya sebuah pesawat terbang kembali ke bandara jika terjadi masalah darurat misalnya kerusakan mesin atau masalah teknis lain.

Namun, jika pesawat kembali karena seorang penumpang lupa meninggalkan bayinya di ruang keberangkatan, mungkin tak lazim terjadi.

Insiden tak lazim ini menimpa sebuah pesawat milik maskapai Saudi Arabian akhir pekan lalu.

Baca juga: Jantung untuk Transplantasi Ketinggalan, Pesawat Kembali ke Bandara

Pesawat dengan nomor penerbangan SV832 jurusan Jeddah ke Kuala Lumpur itu kembali ke bandara setelah seorang perempuan mengatakan kepada kru kabin bahwa dia lupa meninggalkan bayinya di terminal Bandara King Abdul Aziz.

Sebuah video yang diunggah ke YouTube yang menampilkan percakapan pilot dan petugas pengawas penerbanganterkait insiden ini langsung viral.

"Semoga Tuhan bersama kita, apakah kami boleh kembali?" kata pilot kepada petugas pengawas lalu lintas udara.

Sang petugas, setelah mendapatkan nomor penerbangan pesawat itu, terdengar berdiskusi dengan rekannya soal protokol yang harus ditempuh.

"Sebuah pesawat meminta izin kembali ke bandara...seorang penumpang meninggalkan bayiya di ruang tunggu, kasihan sekali," kata dia.

Petugas itu kemudian meminta pilot mengulang alasannya meminta izin kembali ke bandara.

"Kami sudah bilang, seorang penumpang meninggalka  bayinya di terminal dan menolak melanjutkan penerbangan," kata sang pilot.

"Oke, silakan kembali. Ini kasus pertama bagi kami!" ujar sang petugas pengawas lalu lintas udara.

Baca juga: Ditabrak Burung, Pesawat Garuda Kembali ke Bandara Makassar

Sementara, netizen yang menyaksikan video ini memuji keputusan pilot karena rasa "kemanusiaannya".

Netizen juga memuji sang pilot yang menjadikan insiden itu sebagai masalah darurat sehingga membuat pesawat itu mudah mendapatkan izin kembali ke bandara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.