Kasta, Kepercayaan, dan Konflik di Balik Perpolitikan India

Kompas.com - 09/03/2019, 08:00 WIB
Keluarga Irshad berhasil mengungsi saat malam hari ke desa Muslim terdekat.
Team CeritalahKeluarga Irshad berhasil mengungsi saat malam hari ke desa Muslim terdekat.

ENAM tahun yang lalu, keluarga Irshad Ali terpaksa meninggalkan rumah mereka di Kota Muzaffarnagar, wilayah utara Uttar Pradesh (UP), India.

Mereka termasuk di antara 50.000 orang Muslim yang mengungsi setelah kerusuhan terjadi di Muzaffarnagar pada 2013 yang menewaskan 62 orang dan melukai puluhan lainnya.

Muzaffarnagar memiliki populasi lebih dari 500.000 penduduk, yang 40 persen di antaranya adalah Muslim.

Irshad mengingat kembali masa kecilnya di Phugana, sebuah desa kecil nan damai sekitar 100 kilometer dari New Delhi.

Beberapa hari sebelum kerusuhan terjadi, Irshad teringat akan bisikan-bisikan lirih dan pandangan mengancam dari orang-orang di sekitarnya. Sementara tanda-tanda lain terlihat jauh lebih ketara.

Baca juga: Otoritas India Ledakkan Rumah Milik Miliarder Buronan Kasus Penipuan Bank

“Ada yang mengatakan ingin membasuh tangan mereka dengan darah kami. Mereka ingin melenyapkan kami. Mereka mengatakan bahwa kami akan mati dalam beberapa hari,” ujar Irshad saat mengingat kembali ancaman-ancaman yang diterimanya beberapa hari sebelum kerusuhan.

Kerusuhan pun terjadi tiga hari setelah ancaman-ancaman itu muncul, yaitu pada 27 Agustus 2013. Masih banyak orang yang berdebat mengenai apa yang memicu kerusuhan itu. Ada yang mengatakan kerusuhan berawal dari kecelakaan lalu lintas.

Apapun penyebabnya, banyak keluarga yang dibunuh oleh tetangga mereka sendiri. Pada akhirnya, sebagian besar umat Muslim segera lari ke wilayah lain, akan tetapi ibu Irshad menolak untuk meninggalkan rumah keluarganya.

“Ibu saya menolak untuk meninggalkan desa, sebab keluarga kami sudah tinggal di sini sejak lama. Dia menyuruh kami untuk tidak pergi, bagaimanapun keadaannya,” tutur Irshad.

Akhirnya, keluarga Irshad berhasil melarikan diri saat malam hari, dan mereka mengungsi ke desa Muslim sebelah.

Saat itu, Irshad yang baru berumur tiga belas tahun harus ikut menjaga desa saat siang dan malam hari. Berjaga-jaga dari kemungkinan terjadinya serangan yang kedua.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X