Biografi Tokoh Dunia: Yuri Gagarin, Manusia Pertama yang ke Luar Angkasa

Kompas.com - 08/03/2019, 23:45 WIB
Foto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia.WIKIPEDIA Foto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia.

KOMPAS.com - Melakukan perjalanan ke luar angkasa merupakan salah satu pencapaian terbesar manusia yang telah dimulai sejak pertengahan abad ke-20.

Sebelum dapat mengirimkan misi berawak dan mendaratkan manusia di bulan, momen bersejarah yang membuka kemungkinan itu adalah misi penerbangan manusia pertama ke luar atmosfer bumi.

Misi itu telah dicapai pada 1961 lalu oleh seorang astronot berkebangsaan Rusia, Yuri Gagarin, yang tak hanya terbang ke luar atmosfer, namun juga mengorbit satu kali sebelum kembali ke permukaan bumi.

Yuri Gagarin, lahir di desa Klushino, dekat Gzhatsk, di Smolensk Oblast, Rusia, pada 9 Maret 1934. Gagarin memiliki nama lengkap Yuri Alekseyevich Gagarin.

Ayahnya, Alexey Ivanovich Gagarin, adalah seorang petani dan juga tukang kayu, sementara ibunya, Anna Timofeyevna, bekerja sebagai pemerah susu. Yuri merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Robert Henry Lawrence Jr, Astronot Afrika-Amerika Pertama

Kakak laki-lakinya bernama Valentin, sementara kakak perempuannya adalah Zoya. Sedangkan adik laki-lakinya bernama Boris.

Klushino yang menjadi kampung halaman Yuri turut terdampak oleh pendudukan Nazi dan Perang Dunia II. Keluarga Gagarin bersembunyi di sebuah bangunan sangat sederhana seluas sembilan meter persegi yang dibangun di belakang rumah mereka hingga berakhirnya pendudukan Nazi.

Kedua kakaknya dikirim ke Polandia oleh Jerman untuk kerja paksa pada 1943 dan baru kembali pada 1945. Setahun kemudian, keluarga Gagarin pindah ke Gzhatsk demi kehidupan yang lebih baik. Yuri juga berkesempatan melanjutkan pendidikannya di kota itu.

Gabung dengan Angkatan Udara

Pada 1951, Yuri merampungan sekolah di dekat Moskwa dan melanjutkan ke kampus perindustrian di Saratov sambil mengambil kursus penerbangan selama akhir pekan.

Usai merampungkan kursus penerbangan, Yuri bergabung dengan sekolah kadet Angkatan Udara Soviet di Orenburg dan lulus pada 1957.

Selama di sekolah penerbangan, Yuri berkesempatan untuk menerbangan pesawat tempur MiG-15 yang dikembangkan Mikoyan-Gurevich untuk Uni Soviet.

Lulus dari akademi angkatan udara, Yuri ditugaskan di pangkalan udara Luostari di Murmansk Oblast, yang berdekatan dengan perbatasan Norwegia. Wilayah itu dikenal memiliki cuaca buruk yang berbahaya bagi penerbangan.

Karier militer Yuri di angkatan udara berjalan mulus dengan diangkat menjadi letnan pada November 1957 dan letnan senior pada November 1959.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X