Mewahnya Perayaan Ardha Kumbh, Cara Narendra Modi Gaet Suara dari Allahabad

Kompas.com - 08/03/2019, 21:14 WIB
Keluarga Shrikanth telah memiliki kedai camilan manis ini untuk tiga generasi. Dia kini berjualan bersama saudaranya. Team CeritalahKeluarga Shrikanth telah memiliki kedai camilan manis ini untuk tiga generasi. Dia kini berjualan bersama saudaranya.

Namun pada 2019 hal yang sama tidak akan terulang kembali, terlepas dari keberhasilan Kumbh baru-baru ini. BJP akan bersaing sengit dengan koalisi Partai Bahujan Samaj (BSP)-Partai Samajwadi (SP) yang didukung oleh mantan Kepala Menteri UP Mayawati dan Akhilesh Yadav.

Pada Pemilu sebelumnya SP hanya memenangkan lima kursi dan BSP tidak mendapatkan apapun, walau kedua partai ini telah menguasai wilayah ini selama 15 tahun terakhir.

Kedua partai ini memiliki daya tarik tersendiri terhadap kelompok-kelompok yang berbeda. BSP memikat komunitas kasta Dalit dan SP memikat kasta menengah dan Muslim. Bila berhasil, mereka akan membentuk blok pemilih yang hampir tidak terkalahkan.

Tentu saja BJP dengan program infrastrukturnya tidak dapat disampingkan begitu saja. Berkat BJP, Allahabad telah bertransformasi. Sumber daya listrik tercukupi dan jalan-jalan layang didirikan, salah satunya saya lewati di pusat kota saat menuju Chowk, yang diselesaikan hanya dalam waktu kurang dari delapan bulan – sebuah prestasi langka di negara ini.

Mungkin ini alasan mengapa beberapa penduduk Allahabad tidak percaya bahwa BJP dapat dikalahkan. Untuk seseorang seperti Shrikanth, tidak ada alternatif lain selain BJP.

“Rahul Gandhi sangat tidak berpengalaman, dan yang lain hanya memedulikan kepentingan komunitas mereka sendiri, bukan untuk kebaikan semua orang India,” Shrikanth menyindir sambil menyusun camilan laddoo ke dalam sebuah kotak untuk pembeli.

Masuknya Priyanka Gandhi, yang dianggap oleh beberapa orang memiliki semangat yang serupa dengan neneknya, Indira, ke kampanye Kongres Nasional India (INC) ternyata tidak dapat mengubah keadaan politik ini.

Namun, Shrikanth mengakui keadaan bisnis di Chowk belum sepenuhnya pulih sejak diberlakukan kebijakan Pajak dan Layanan Barang (Goods and Trade Services/GST) dan demonetisasi mata uang INR500 dan INR1.000.

Ditambah lagi, acara Kumbh sendiri tidak mendatangkan banyak keuntungan bisnis ke kota berpopulasi 1,1 juta warga ini. Sebab kebanyakan pengunjung diarahkan ke area perkemahan besar di luar perbatasan Allahabad.

Jadi, apakah investasi pemerintah terhadap perayaan agung Hindu di negara sekuler konstitusional ini akan terbayarkan?

Dukungan dari kasta menengah, yaitu pemilih Baniya seperti Shrikanth tidak bisa dipungkiri. Apakah kelompok kasta lain akan mengikuti? Sebagai kota yang telah menghasilkan enam perdana menteri, perkembangan politik dan agenda Pemilu di Allahabad akan sangat menarik untuk diikuti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X