Dapat Donasi Jutaan Dollar dari Bill Gates, Perusahaan Vaksin Kini Digugat

Kompas.com - 08/03/2019, 19:52 WIB
Pendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018). AFP/NICOLAS ASFOURIPendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Selain super kaya, pendiri Microsoft Bill Gates juga dikenal sebagai filantrop. Bersama dengan istrinya, Melinda Gates, keduanya mendirikan Bill and Melinda Gates Foundation.

Banyak uang yang telah mereka gelontorkan untuk perubahan kehidupan manusia, termasuk menyumbang 30 juta dollar AS kepada perusahaan biofarmasi.

Perusahaan tersebut diminta untuk mengembangkan vaksin pneumonia untuk anak-anak dengan harga murah agar dapat didistribusikan kepada anak-anak di negara berkembang.

Baca juga: Gemar Membaca, Bill Gates Rekomendasikan 10 Buku Teknologi

Laporan eksklusif Daily Mail, Jumat (8/3/2019), perusahaan nirlaba asal Kanada, PnuVax Inc, kini justru digugat oleh yayasan Gates.

Pasalnya, perusahaan itu diduga menyalahgunakan pendanaan senilai 30 juta dollar AS yang diberikan pada 2017 oleh yayasan pasangan tersebut.

Uang tersebut diduga dihgunakan untuk membayar uang sewa dan melunasi utang-utang yang menumpuk, sebelum menerima hibah dari Gates.

Yayasan Gates akhirnye menghentikan pendanaan dan sekarang menuntur PnuVax untuk mengembalikan sisa uang yang telah dihabiskan untuk apa pun selain vaksin.

Bill and Melinda Gates Foundation pertama kali menjalin mitra dengan PnuVax pada 2014. Dia memberikan dana sekitar 6 juta dollar AS, dan kemudian menggelontorkan lagi 3 juta dollar pada tahun berikutnya.

Pada Agustus 2017, perusahaan diberikan 3 juta dollar AS, dengan janji akan mendapat lebih hingga 29,42 juta dollar AS.

Jumlah yang besar itu merupakan bagian dari strategi program yang bertujuan untuk mengurangi "pembunuh" anak-anak di bawah usia 5 tahun di negara berkembang, yaitu pneumonia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Daily Mail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X