Taiwan Ajukan Surat Permintaan Pembelian Jet Tempur kepada AS

Kompas.com - 08/03/2019, 14:45 WIB
Jet tempur F-16 milik Taiwan. SHUTTERSTOCKJet tempur F-16 milik Taiwan.

TAIPEI, KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan telah kembali mengajukan permintaan resmi kepada Washington untuk dapat membeli jet tempur buatan AS.

Pengajuan tersebut guna meningkatkan kemampuan Taipei dalam mempertahankan diri dari ancaman China yang juga terus meningkat.

"Kami kembali mengajukan permintaan untuk dapat membeli jet tempur dari AS karena China telah semakin meningkatkan kekuatan militernya."

"Kami mulai merasakan adanya ketidakseimbangan dalam kemampuan pertahanan udara kami (dengan China)," kata Wakil Menteri Pertahanan Taiwan, Shen Yi-ming, Kamis (7/3/2019).

Permintaan itu, jika dikabulkan, maka berpeluang akan semakin meningkatkan ketegangan antara China dengan AS yang saat ini sedang terlibat perang dagang.

Baca juga: Taiwan Pamerkan Drone Pengintai Jarak Jauh Terbarunya

Dilansir AFP, Taiwan saat ini memiliki 326 unit jet tempur yang seluruhnya telah berusia tua dan beroperasi sejak 1990-an. Armada pesawat tempur Taiwan saat ini terdiri dari F-16 buatan AS, Mirage buatan Perancis, dan IDF, jet produksi dalam negeri Taiwan.

Pihak Kementerian Pertahanan Taiwan tidak bersedia mengungkapkan berapa jumlah jet tempur yang rencananya akan dibeli dari AS, pun demikian dengan tipe pesawat tempur yang diinginkan.

Namun media lokal, Apple Daily, melaporkan bahwa Taiwan berencana membeli 66 unit jet tempur F-16V yang biaya 13 miliar dollar AS (sekitar Rp 186 triliun), termasuk untuk rudal, logistik, dan pelatihan.

"Tidak masalah apakah itu F-15, F-18, F-16, atau F-35, asalkan sesuai dengan kebutuhan tempur kami," ujar Mayor Jenderal Tang Hung-an dari Markas Komando Angkatan Udara Taiwan.

Tang menambahkan bahwa surat permintaan kepada AS juga tidak menyebutkan tipe pesawat tempur yang dikehendaki Taiwan.

AS telah sejak lama menjadi sekutu kuat tak resmi Taiwan, meski Washington telah mengalihkan pengakuan diplomatiknya dari Taipei ke Beijing pada 1979.

Baca juga: Permintaan Pembelian F-35 Ditolak, Taiwan Kembali Pertimbangkan Jet F-16V

AS juga telah menjadi pemasok persenjataan terbesar bagi Taiwan, namun Washington telah berulang kali menolak permohonan Taiwan untuk pembelian jet tempur sejak 2002, diyakini karena khawatir akan kemungkinan adanya tindakan balasan dari Beijing.

Tahun lalu, AS sempat berencana menjual sejumlah komponen militer ke Taiwan dalam kontrak senilai 330 juta dollar AS (sekitar Rp 4,7 juta), termasuk untuk suku cadang standar pesawat tempur.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X