Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 08/03/2019, 13:05 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir menuturkan dia sudah mempunyai sikap merespon rivalitas geopolitik dan ekonomi antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Dalam wawancara dengan SCMP seperti dilansir Jumat (8/3/2019), Mahathir mengatakan relasi dengan China bersifat kuat dan tidak statis.

Mahathir berkata Malaysia bakal mencari cara bekerja sama dengan Beijing alih-alih membiarkan mereka dilanda ketakutan sehingga mengaburkan pandangan pemerintah.

Baca juga: Mahathir kepada Duterte: Hati-hati terhadap Pinjaman dari China

Di masa lalu, dia menjelaskan China menyebarkan komunisme ke kawasan Asia. Kali ini, Negeri "Panda" ingin menanamkan pengaruh melalui ekonomi.

Berdasarkan perspektif sejarah, Mahathir menuturkan China sudah menjadi tetangga mereka selama 2.000 tahun. Namun mereka tidak pernah ditaklukkan.

"Namun Bangsa Eropa datang pada 1509. Setelah itu dua tahun kemudian, mereka mencaplok Malaysia," ujar PM yang akrab dijuluki Dr M itu.

Dia berujar pemerintahan Pakatan Harapan yang baru berusia 10 bulan itu bakal membuat keputusan independen berhadapan dengan mitra dagang terbesar dibanding terpengaruh ucapan negara lain.

Selain itu, dalam wawancara di tengah kunjungan ke Filipina, Mahathir mengungkapkan saat ini AS adalah negara yang paling tidak bisa diprediksi.

"Saat ini, Malaysia harus menerima bahwa China dekat dengan kami. Dengan pangsa pasar besar, kami tentu ingin meraup keuntungan dari pertumbuhan China," paparnya.

Karena itu secara ekonomi jika disuruh memilih AS atau China, PM berusia 93 tahun tersebut bakal condong ke Beijing. Namun tidak demikian dengan politik.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke