Menolak Diajak Berhubungan Seks, Seorang Perempuan Diancam Mantan Pacar Pakai Pisau

Kompas.com - 07/03/2019, 19:53 WIB
Ilustrasi diancam pakai pisau. ShutterstockIlustrasi diancam pakai pisau.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang pria di Singapura mengaku bersalah atas dakwaan melakukan penyerangan, intimidasi, dan pelecehan seksual terhadap mantan pacarnya.

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu mengancam mantan pacarnya menggunakan pisau setelah menolak ketika diajak untuk berhubungan seks.

Dalam fakta persidangan dikutip Straits Times Kamis (7/3/2019), pasangan yang tak disebutkan identitasnya itu berpacaran selama empat tahun sebelum putus pada 18 April lalu.

Baca juga: Bangun Tidur, Pria Ini Pergoki Istrinya Berhubungan Seks dengan Pria Lain

Enam hari kemudian, pria itu masuk ke rumah si mantan pacar menggunakan kunci cadangan yang sebelumnya diberikan, dan menunggunya di kamar tidur.

Pria yang mempunyai usaha jasa pekerja lepas itu langsung menampar mantan pacarnya ketika dia pulang sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Setelah itu dengan kasar dia menariknya ke bawah dan memaksanya untuk masuk ke mobil yang membuat perempuan itu terjatuh dan terluka di lutut.

"Kepada korban, pelaku bertanya apakah mereka harus pergi ke dokter, atau pelaku mengajaknya pulang dan berhubungan seks," ungkap Wakil Jaksa Penuntut Daryl Wong.

Si perempuan menolak untuk berhubungan seks maupun masuk ke dalam mobil, dan membuat pelaku mengeluarkan pisau lipat yang dibawanya.

Melihat pisau itu, perempuan tersebut setuju masuk ke mobil. Mereka pergi membeli obat dan baru kembali ke rumah si perempuan pukul 02.40.

Sampai di rumah, pelaku sempat mendesak korban untuk telanjang yang kemudian ditolak, dan membuatnya untuk menaruh senjata di dadanya serta kembali mengancamnya.

Dia menelanjangi korban dan sempat merekam sebelum meninggalkan rumahya keesokan harinya. Pada 26 April, pelaku meminta korban untuk meneleponnya.

Dia mengancam bakal mengirim video itu ke ayah korban jika tak menurut. Setelah itu, pelaku keesokan harinya pergi ke rumah korban dengan pertengkaran meledak di antara keduanya.

Pertengkaran mereka menjadi perhatian tetangga dengan salah satunya menghubungi polisi yang datang dan segera menangkap pria tersebut.

Sidang vonis pria itu bakal diberikan pada 27 Maret mendatang, dia terancam mendekam di penjara antara satu hingga dua tahun.

Baca juga: Pergoki Istri Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Ini yang Dilakukan Riki

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X