Terinspirasi dari Permainan Sirkus, Ini Sejarah Lahirnya Trampolin

Kompas.com - 06/03/2019, 17:48 WIB
George Nissen, penemu trampolin yang mengudara di atas sebuah piramida di Mesir pada tahun 1977 The New York TimesGeorge Nissen, penemu trampolin yang mengudara di atas sebuah piramida di Mesir pada tahun 1977

KOMPAS.com - Trampolin merupakan wahana permainan yang digunakan untuk bersenang-senang. Tak hanya untuk anak-anak, wahana ini juga bisa digunakan orang dewasa.

Gerakan utama ketika bermain trampolin yakni meloncat-loncat atau melambung ke atas karena efek pegas dari alat tersebut. Walau sederhana, bermain trampolin ternyata efektif membakar kalori.

Tak banyak orang yang tahu bahwa sebenarnya trampolin ditemukan oleh seorang anak yang terinspirasi pada aksi sirkus pada 1930-an. Dia adalah seorang pesenam bernama George Nissen, yang telah berhasil mengembangkan trampolin pada usianya yang cukup muda yakni 16 tahun.

Dilansir dari The New York Times, awalnya dia membuat peralatan dari bahan bekas yang terdiri dari baja, ban bekas, serta lembaran kanvas untuk menciptakan "bouncing rig".

Rig ini berguna untuk memantulkan benda yang berada di atasnya dan mampu menopang seseoang, melompat hingga jungkir balik.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Permainan Hula Hoop Mendapatkan Paten

Menggunakan garasi orang tuanya sebagai bengkel, Nissen hanya mengikatkan selembar kanvas ke rangka baja persegi panjang.

Beberapa tahun kemudian, George Nissen mendengar kata dalam bahasa Spanyol untuk papan selam "el trampolin". Dari situlah sebutan untuk trampolin diambil, yang identik dengan kelenturan.

Akhirnya, pada 1934 bersama dengan pelatih senam di Universitas Lowa, Nissen mulai belajar memantul-mantulkan badannya di atas trampolin buatannya.

Mendapatkan paten

George Nissen dan KanguruThe Independent George Nissen dan Kanguru

Penemuan ini membawa perubahan pada anak-anak dan orang dewasa di Amerika Serikat. Mereka tertarik dengan sistem permainan yang meloncat-loncat ke atas.

Pada 1942, Griswold-Nissen Trampoline & Tumbling Company dibentuk dan memproduksi trampolin secara komersial. Penggunaan trampolin meluas dari pergelaran sirkus dan anak-anak ke pelatihan pilot dan navigator Amerika selama Perang Dunia II.

Dilansir dari The Independent, Nissen mengganti kanvas dengan anyaman nilon, yang sedang dikembangkan untuk tali parasut. Akhirnya, bertepatan 6 Maret 1945, trampolin mendapatkan paten.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X