Kisah Pemberontakan Remaja AS kepada Sang Ibu karena Tak Diberi Vaksin

Kompas.com - 06/03/2019, 16:05 WIB
Ethan Lindenberger, seorang murid SMA di Ohio, memberikan kesaksian di hadapan para senator AS, Selasa (5/3/2019). (AFP/JIM WATSON) Ethan Lindenberger, seorang murid SMA di Ohio, memberikan kesaksian di hadapan para senator AS, Selasa (5/3/2019). (AFP/JIM WATSON)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ethan Lindenberger harus menjalani kehidupannya tanpa memperoleh vaksinasi, yang membuatnya tak berdaya melawan tetanus, polio, dan campak.

Hal itu karena keyakinan sang ibu yang menilai imunisasi berbahaya. Semuanya berubah ketika remaja berusia 18 tahun tersebut menentang ibunya.

Pada Desember 2018, dia diinokulasi, sebuah aksi pemberontakan yang kemudian membuatnya diundang ke Kongres AS.

"Saya tumbuh dengan pemahaman, ibu saya percaya vaksin itu berbahaya," katanya murid SMA itu, Selasa (5/3/2019) di depan Senat, seperti dikutip dari kantor berita AFP.


Baca juga: WHO: Kasus Campak di Dunia Meningkat, Perangi dengan Vaksin

"Dia (ibu) akan berbicara terbuka tentang pandangannya tersebut baik secara online maupun langsung ke seseorang," ujarnya.

Tapi Lindenberger melakukan penelitian untuk mengumpulkan informasi untuk membela bahwa vaksin lebih penting ketimbang gerakan anti-vaksin.

Dia mempelajari laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mengunjungi situs web organisasi kesehatan masyarakat, dan meneliti jurnal ilmiah.

Ketika dia menunjukkan kepada ibunya artikel tentang vaksin campak, gondok, dann rubela, ternyata tidak menarik antusias sang ibu.

"Begitulah yang mereka ingin kamu pikirkan," kata ibunya, seperti yang dikatan Lindenberger.

Meski vaksin wajib diberikan kepada anak-anak untuk bersekolah, hampir semua negara bagian di AS mengizinkan orangtua mematuhinya.

Alasannya, jika vaksin tersebut dirasa bertentangan dengan agama, moral, atau masalah pribadi, termasuk di negara bagian tempat tinggal Lindenberger, Ohio.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Vaksin Polio Pertama Diberikan ke Anak-anak

Mengatasi permasalahannya, remaja laki-laki itu menuliskan sesuatu di situs forum diskusi, Reddit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X