Kompas.com - 06/03/2019, 14:45 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang mantan perawat dijatuhi hukuman penjara 12 minggu usai dinyatakan bersalah telah memukul seorang pria lanjut usia di sebuah panti perawatan.

Terdakwa yang bernama Bernardo JR Perdido Ramos, berusia 36 tahun, mengaku bersalah atas tuduhan secara sadar menyakiti seorang pria lansir berumur 77 tahun.

Dalam persidangan yang digelar Rabu (6/3/2019), Ramos diketahui pernah bekerja sebagai perawat di Panti Perawatan Orange Valley di Singapura.

Pada hari terjadinya insiden penganiayaan, 21 November tahun lalu, Ramos sedang bertugas membagikan kain sprei dan sarung bantal ke kamar para penghuni panti.

Saat itu dia sedang dibantu oleh asisten perawat Dasanayak Achchillage Saman Kumara, yang membawakan pakaian pasien panti.

Kemudian tanpa sengaja, troli yang dibawa Ramos menyenggol kasur salah seorang pasien yang tengah tertidur hingga akhirnya terbangun.

Baca juga: Gara-gara Termakan Hoaks, Massa di India Pukuli Perempuan hingga Tewas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria lansia yang menderita demensia itu lantas bangun dan berteriak, "Siapa yang mengangguku?".

Ramos kemudian menjawab juga dengan berteriak, "Kenapa? Aku yang mengganggumu! Kenapa?".

Mendapat jawaban Ramos, pria lansia itu kemudian memukul Ramos di bagian dada sebanyak satu kali.

Ramos membalas dengan empat hingga lima pukulan ke wajah pria lansia itu hingga dia terdorong jatuh ke ranjangnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.