Singapura dan Selandia Baru Paling Aman bagi Wanita di Asia Pasifik, Indonesia Peringkat 13

Kompas.com - 06/03/2019, 11:36 WIB
Sejumlah aktifis yang tergabung dalam FPB (Forum Perempuan Banten) berunjuk rasa memperingati Hari Perempuan Internasional di Alun-alun Serang, Banten, Kamis (8/3). Mereka mendesak pemerintah memberi perlindungan lebih baik untuk keamanan perempuan serta terpenuhinya hak-hak dasar perempuan dalam berbagai bidang kehidupan serta terbebas dari kekerasan dan intimidasi. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pras/18 ASEP FATHULRAHMANSejumlah aktifis yang tergabung dalam FPB (Forum Perempuan Banten) berunjuk rasa memperingati Hari Perempuan Internasional di Alun-alun Serang, Banten, Kamis (8/3). Mereka mendesak pemerintah memberi perlindungan lebih baik untuk keamanan perempuan serta terpenuhinya hak-hak dasar perempuan dalam berbagai bidang kehidupan serta terbebas dari kekerasan dan intimidasi. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pras/18

Kemudian diikuti Australia, Jepang, dan Taiwan untuk peringkat lima teratas. Selanjutnya berturut-turut ditempati Hong Kong, Korsel, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan China untuk peringkat enam hingga 11.

Sementara, Filipina, Indonesia, dan India menempati tiga terbawah, terlepas dari adanya upaya pemerintah setempat untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan.

Survei itu menempatkan Indonesia sebagai negara terendah untuk hal kesehatan perempuan, bahkan di bawah India.

Meski ada undang-undang yang tegas melarang tindak pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan bentuk-bentuk kekerasa lainnya, survei pemerintah pada 2016 menemukan sekitar 33 persen wanita usia 15-64 tahun di Indonesia mengalami kekerasan.

Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Cabup Ini Punya Cara Unik Temui Pemilih Perempuan

Namun India berada di peringkat terendah dalam hal keamanan dan kesempatan, dengan kasus pemerkosaan terhadap perempuan yang semakin tinggi, mencapai lebih dari 38.000 kasus pada 2016.

Hasil survei itu serupa dengan yang dilakukan Thomson Reuters Foundation pada 2018, yang menempatkan India sebagai negara paling berbahaya bagi perempuan.

Negara terpadat kedua di dunia dengan 1,3 miliar penduduk itu memiliki risiko kekerasan seksual dan pelecehan terhadap perempuan, bahaya dari praktik kebudayaan, suku, dan tradisi, serta paling berisiko dalam kasus perdagangan manusia, termasuk kerja paksa, perbudakan seks maupun rumah tangga.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X