Kompas.com - 05/03/2019, 19:29 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com - Penerbangan Qantas rute Adelaide-Canberra harus dialihkan ke Melbourne setelah mengalami keadaan darurat pada Selasa (5/3/2019) pagi.

Tak lama setelah terdengar bunyi yang cukup keras, pesawat itu mengalami penurunan ketinggian 15.000 kaki dalam beberapa menit.

Seorang penumpang menjelaskan kepada ABC News, dia mendengar bunyi keras sebelum pesawat mengalami penurunan ketinggian secara cepat. Masker oksigen dalam pesawat juga terbuka.

Baca juga: Qantas Group Pangkas Pengunaan Plastik dan Sampah Selama Penerbangan

Pesawat dengan nomor penerbangan QF 706 itu mendarat dengan selamat sekitar pukul 08.00 pagi di Bandara Melbourne akibat masalah tekanan udara dalam kabin.

Penumpang bernama Vikki Denny menjelaskan saat kejadian pesawat sudah berada di posisi ketinggian jelajah, namun dengan cepat mengalami penurunan.

Direktur keperawatan pada Royal Flying Doctor Service ini mengaku bunyi yang terdengar cukup keras, namun tidak semua penumpang mendengarnya karena sebagian dalam keadaan tidur.

Dalam pesawat itu ada juga jurnalis, namun menurut Vicky, dia sedang tidur saat kejadian.

"Dia tertidur tapi langsung terbangun. Kami semua harus mengenakan masker oksigen setelah itu," jelasnya.

"Ada sejumlah penumpang di dekat saya yang stres dan ada seorang bayi yang menangis," tambahnya.

Pelacak ketinggian pesawat di media sosial menunjukkan pesawat ini mengalami penurunan ketinggian 15.000 kaki dalam beberapa menit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.