Vatikan Siap Buka Arsip Rahasia PD II dan Paus Pius yang Kontroversial

Kompas.com - 05/03/2019, 18:24 WIB
Saint Peter Square di Vatikan, Italia. SHUTTERSTOCKSaint Peter Square di Vatikan, Italia.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Vatikan akan membuka arsip rahasia yang berisi dokumen dari era Perang Dunia II dari masa kepemimpinan kontroversial Paus Pius XII.

Demikian pengumuman yang disampaikan oleh Paus Fransiskus pada Senin (4/3/2019), seperti diwartakan CNN.

Arsip rahasia itu berasal dari 1939-1958 dan terdiri dari ribuan surat, telegram, dan salinan pidato.

Para pengkritik menyebut Paus Pius tidak melakukan cukup banyak hal untuk secara terbuka memerangi kebangkitan fasisme di Jerman dan Italia.


Baca juga: Krisis Venezuela, Utusan Pemimpin Oposisi Bertemu Pejabat Vatikan

Meski demikian, para pendukung Paus Pius mengklaim pemimpin Gereja Katolik Roma itu menyelamatkan orang Yahudi tanpa publikasi.

Paus Fransiskus mengatakan, pembukaan arsip rahasia itu akan dilakukan pada Maret 2019 agar menjelaskan mengapa Gereja Katolik gagal melakukan intervensi lebih banyak terhadap Holocaust.

"Saya memutuskan, pembukaan Arsip Vatikan untuk kepausan Pius XII akan berlangsung pada 2 Maret 2020," kata paus asal Argentina itu, seperti yang dikutip dari kantor berita AFP.

Tanggal tersebut dipilih berbarengan dengan perayaan ke-81 tahun pemilihan Eugenio Pacelli sebagai paus, nama asli Paus Pius XII.

"Gereja tidak takut akan sejarah," ujar Paus Fransiskus.

Pernyataan pria berusia 82 tahun itu merujuk pada Paus Pius XII yang menjadi kepala gereja pada salah satu masa paling menyedihkan dan kelam di abad ke-20.

Paus Fransiskus mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan penelitian sejarah yang serius akan mengevaluasi secara adil mengenai era tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X