Kompas.com - 05/03/2019, 17:05 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Jika Anda lajang, mungkin ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan jodoh. Seorang pria di Thailand, Anont Rotthong, sedang mencarikan jodoh untuk putrinya.

Tak hanya itu, pengusaha durian ini juga akan memberikan 10 juta baht atau Rp 4,4 miliar kepada pria yang berhasil mendapatkan putrinya.

Ternyata, Anont akan memberikan hadiah tambahan untuk pendamping putrinya kelak, yaitu bisnis duriannya.

Baca juga: Gagal Calonkan Diri Jadi PM Thailand, Putri Ubolratana Minta Maaf

Begitulah janji seorang ayah berusia 58 tahun kepada menantunya nanti. Tapi, dia memiliki sejumlah kriteria untuk calon pasangan putrinya.

Pria itu haruslah pekerja keras, cermat, tidak merokok, tidak berjudi, berusia 26-40 tahun, dan mau belajar tentang dagang durian.

Setelah mengumumkan keinginannya itu di Facebook, Anont kini hanya tidur sebentar dalam beberapa hari terakhir.

Diwartakan South China Morning Post, Selasa (5/3/2019), ponsel Anont kini dipenuhi dengan ribuan panggilan dari para pria yang ingin melamar putrinya.

Namun dia belum juga menentukan pilihan. Selain berbagai syarat tadi, Anont mengaku tidak membutuhkan pria dengan gelar universitas sebagai menantunya.

"Tapi dia tidak boleh malas dan harus pandai menabung," tulisnya di Facebook.

"Semua (syarat) itu untuk 10 juta baht dan 10 truk yang bisa dia gunakan untuk memulai bisnis durian," imbuhnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.