Kompas.com - 05/03/2019, 17:02 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Angkatan Laut Pakistan mengklaim telah mencegat kapal selam milik India yang mencoba memasuki wilayah perairannya, di tengah ketegangan yang terus meningkat antara kedua negara.

Pernyataan itu disampaikan Angkatan Laut Pakistan, Selasa (5/3/2019), beberapa hari setelah terjadinya pertempuran udara yang jarang terjadi antara jet tempur masing-masing negara.

"Angkatan Laut Pakistan telah menghentikan kapal selam India yang mencoba memasuki wilayah perairan kami," kata seorang juru bicara angkatan laut Pakistan dalam pernyataannya, yang dikutip AFP.

Juru bicara tersebut menambahkan, kapal selam itu tidak sampai menjadi sasaran, mengingat kebijakan yang diterapkan pemerintah Islamabad dalam menjaga perdamaian di kawasan tersebut.

Baca juga: Jika Perang dengan Pakistan, Amunisi India Hanya Cukup untuk 10 Hari

Insiden itu disebut menjadi yang pertama sejak 2016, di mana Pakistan memergoki dan mendorong kapal selam India untuk menjauh dari wilayah perairannya.

Juru bicara itu tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait insiden yang dimaksud, termasuk kapan dan di mana lokasi kapal selam itu terdeteksi.

Maupun apakah saat masih berada di zona ekonomi eksklusif, yakni sejauh 200 mil laut (370 kilometer) dari garis pantai terluar, atau sudah berada di batas perairan teritorial, yang mencakup jarak 12 mil laut (22 kilometer).

Meski demikian, Angkatan Laut Pakistan merilis apa yang diklaimnya sebagai video kapal selam, yang menampilkan rekaman hitam putih dan menunjukkan sebuah periskop atau teropong kapal selam yang tampak di atas permukaan air.

Catatan waktu dalam rekaman itu menunjukkan video diambil pada Senin (4/3/2019), pukul 20.35 malam waktu setempat.

Belum ada komentar langsung dari pejabat berwenang India mengenai klaim Angkatan Laut Pakistan itu.

Sebelumnya, otoritas militer India telah mengklaim kembali menembak jatuh sebuah pesawat udara tanpa awak (UAV) yang terbang di atas wilayah udara India.

Klaim itu menjadi yang kedua kalinya disampaikan India dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya juga mengaku menembak drone Pakistan pada Rabu pekan lalu.

Ketegangan antara India dengan Pakistan terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, menyusul saling tuduh antara kedua negara akan jet tempur masing-masing yang telah melanggar batas wilayah di Kashmir yang disengketakan.

Baca juga: India Klaim Kembali Tembak Jatuh Drone Pakistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.