Lebih dari 4.000 Orang Antre demi Jadi Pendonor Bocah yang Idap Kanker Langka

Kompas.com - 05/03/2019, 15:49 WIB
Oscar Saxelby-Lee (tengah) bersama kedua orangtuanya. Oscar yang berusia 5 tahun didiagnosis mengidap penyakit leukemia langka yang ganas dan membutuhkan donor sel induk. THE SUN / SOUTH WEST NEWS SERVICEOscar Saxelby-Lee (tengah) bersama kedua orangtuanya. Oscar yang berusia 5 tahun didiagnosis mengidap penyakit leukemia langka yang ganas dan membutuhkan donor sel induk.

WORCESTER, KOMPAS.com - Lebih dari 4.000 orang dari berbagai kalangan rela mengantre di luar sebuah sekolah di Inggris.

Mereka ingin menjalani tes pemeriksaan untuk menjadi pendonor bagi seorang bocah berusia 5 tahun yang mengidap penyakit kanker langka.

Oscar Saxelby-Lee semula diperiksa karena sebuah ruam di tubuhnya. Namun hasil pemeriksaan pada 28 Desember tahun lalu menyebut Oscar mengidap leukemia ganas yang langka. Diagnosis dokter bahkan mengatakan Oscar hanya punya waktu tiga bulan untuk hidup.

Putra pasangan Olivia Saxelby dan Jamie Lee dari St Johns, Worcester, itu kini berjuang dengan waktu untuk menemukan pendonor sel induk yang cocok dengan dirinya.


Baca juga: Idap Demensia, Wanita Thailand Berjalan Kaki 600 Kilometer hingga China usai Temui Putranya

Kedua orangtuanya telah melakukan kampanye untuk mencari pendonor bagi putra mereka.

Hasilnya, sekitar 4.800 orang datang untuk menjalani pemeriksaan calon pendonor yang digelar di Sekolah Dasar Pitmaston, Woscester.

Sejumlah relawan yang mengantre untuk menjalani pemeriksaan sebagai calon pendonor bagi Oscar, bocah 5 tahun yang mengidap leukemia langka.THE SUN / SOUTH WEST NEWS SERVICE Sejumlah relawan yang mengantre untuk menjalani pemeriksaan sebagai calon pendonor bagi Oscar, bocah 5 tahun yang mengidap leukemia langka.
Sang ibu, Olivia (23) mengatakan kepada The Sun, semangat yang ditunjukkan putranya dalam menghadapi penyakit yang dideritanya telah menjadi kekuatan bagi dirinya dan juga keluarga.

"Kami sempat merasa putus asa, tapi saat melihat senyum Oscar, keberanian dan juga tekadnya, kami seperti mendapatkan kekuatan kami lagi."

"Dia tidak sekali pun menunjukkan kelemahan, dia juga tidak berhenti membuat kami merasa takjub selama masa-masa sulit. Bagi kami dia adalah pejuang sejati," kata Olivia.

DKMS, badan amal yang melakukan pengujian, mengaku takjub dengan jumlah orang yang datang untuk melakukan pengujian.

Menurut mereka, sejauh ini jumlah terbanyak orang yang berpartisipasi dalam kegiatan semacam itu adalah 2.200 orang.

Baca juga: Peraih 6 Medali Emas Asian Games 2018 Idap Leukemia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X