"Anwar Ibrahim Harus Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Secepatnya"

Kompas.com - 05/03/2019, 14:18 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018. AFP/MOHD RASFANPerdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang politisi dari koalisi Pakatan Harapan menyerukan agar Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad segera melakukan transisi kekuasaan.

Anggota dewan Batu UBan Kumaresan Aramugam meminta agar Mahathir segera menyerahkan kursi perdana menteri kepada Anwar Ibrahim.

Baca juga: Beredar Spanduk Mahathir Diminta Mundur dan Digantikan Anwar Ibrahim

Kumaresan beralasan pergantian segera harus dilakukan menyusul kekalahan Pakatan di pemilihan Semenyih pada pekan lalu.

Dilansir New Straits Times via Channel News Asia Senin (4/3/2019), Kumaresan beralasan kekalahan Pakatan disebabkan mereka tak memenuhi janji utama kampanye.

Janji politik utama itu adalah Mahathir bakal menyerahkan kursi orang nomor satu Negeri "Jiran" kepada Anwar ketika memenangkan pemilu pada Mei 2018.

"Anwar harus segera menjadi perdana menteri sesuai dengan kesepakatan secepatnya untuk menjamin masa depan koalisi," tegas Kumaresan.

Politisi dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu yakin Anwar bisa memimpin dengan baik karena pernah jadi wakil Mahathir dan Menteri Keuangan.

Kumaresan juga menyerukan agar Mahathir melaksanakan reshuffle penggantian. Pasalnya dalam pandangannya, ada pejabat yang tidak kompeten.

Dengan dua usul itu, lanjut Kumaresan, maka koalisi Pakatan bakal kembali mendapatkan kepercayaan dari rakyat Malaysia.

Sebelumnya Dr M, julukan Mahathir, pernah menjanjikan bakal mundur dan menyerahkan posisinya kepada Anwar setelah dua tahun menjabat.

Meski begitu, hingga saat ini belum ditetapkan tanggal pasti kapan pergantian kekuasaan itu bakal segera terjadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X