Kompas.com - 05/03/2019, 13:02 WIB

Dalam satu pekan kemarin, ribuan orang kabur dari Baghouz dan menetap di kamp pengungsian al-Hawl berisi 55.000 warga tersebut.

"Mereka lemah, lelah, dan lapar. Lembaga di sekitar pun sangat berjuang untuk mencukupi makan mereka," ucap Khodr.

Sonia Khush, Direktur Save the Children di Suriah mengungkapkan, badan penanganan pengungsi tak siap dengan membludaknya manusia dari Baghouz.

Dengan Baghouz menjadi prioritas penuh, SDF juga waspada dengan ancaman keamanan seperti sel tidur ISIS maupun kantong pertahanan rahasia mereka.

Baca juga: Begini Suasana Detik-detik Pertempuran Terakhir ISIS dan Koalisi AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Al Jazeera


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.