India Klaim Kembali Tembak Jatuh "Drone" Pakistan

Kompas.com - 05/03/2019, 12:36 WIB
Jet tempur Sukhoi Su-30 milik Angkatan Udara India (IAF). AFP / MANAN VATSYAYANAJet tempur Sukhoi Su-30 milik Angkatan Udara India (IAF).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Ketegangan antara India dengan Pakistan yang meningkat sejak beberapa hari terakhir belum mereda. Angkatan udara India bahkan kembali mengklaim telah menembak jatuh drone milik Pakistan, pada Senin (4/3/2019).

Dilaporkan media setempat, jet tempur Sukhoi-30 milik India mengaku telah menjatuhkan sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) menggunakan rudal udara-ke-udara di dekat Bikaner, negara bagian Rajashtan, India utara, tidak jauh dari perbatasan Pakistan.

Ini menjadi kali kedua India mengklaim telah menembak jatuh drone yang disebut dikirim Pakistan dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, India mengaku juga telah menembak jatuh pesawat tak berawak milik Pakistan pada Rabu (27/3/2019) pekan lalu. Demikian diberitakan kantor berita Press Trust India dikutip AFP.

Belum ada keterangan resmi dari kedua belah pihak.

Baca juga: India Klaim Tembak Jatuh Drone di Wilayah Perbatasan dengan Pakistan

Ketegangan antara India dengan Pakistan mulai meningkat pada Selasa (26/3/2019) pekan lalu, setelah Islamabad menuduh jet tempur India melanggar wilayah perbatasan udara di Kashmir.

New Delhi mengaku pesawatnya baru saja melancarkan serangan udara ke markas kelompok militan di wilayah Pakistan, yang bertanggung jawab atas aksi teror bom bunuh diri di Kashmir, India, yang menewaskan hingga 40 anggota paramiliter.

Selanjutnya Angkatan Bersenjata India mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone di dekat perbatasan dengan Pakistan.

Warga di sekitar perbatasan mengaku telah menemukan puing-puing yang diduga adalah sisa-sisa kendaraan udara nirawak yang ditembak jatuh.

Puncak ketegangan antara kedua rival negara bersenjata nuklir itu terjadi pekan lalu, setelah India dan Pakistan saling mengklaim telah menembak jatuh jet tempur satu sama lain.

Seorang pilot jet tempur India bahkan sempat ditahan otoritas Pakistan, setelah menyelamatkan diri dari jet tempurnya yang tertembak. Dia sempat menjadi sasaran amukan warga Pakistan sebelum diamankan pihak berwenang.

Pilot India tersebut telah diserahkan kembali ke India pada Jumat (28/2/2019) malam, dalam apa yang disebut Perdana Menteri Pakistan Imran Khan sebagai gerakan damai dan bertujuan meredakan ketegangan antara dua negara yang memicu kekhawatiran internasional.

Baca juga: AS Selidiki Kabar Pakistan Gunakan F-16 untuk Tembak Jatuh Jet Tempur India

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X