Kompas.com - 04/03/2019, 23:22 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat dikabarkan telah mengerahkan sistem rudal kendali anti-balistik, THAAD, dalam latihan militer bersama dengan Israel.

Pengerahan sistem rudal kendali yang mampu melumpuhkan ancaman serangan misil jarak dekat hingga menengah itu menjadi kali pertama dilakukan AS dalam latihan militernya bersama Israel.

Tidak disebutkan kapan tanggal pasti dilakukannya latihan militer bersama di Israel itu, namun ditegaskan kedua negara bahwa latihan kali ini tidak berkaitan dengan peristiwa terkini apa pun.

Dilansir AFP, Israel memiliki sistem pertahanan misilnya sendiri, tetapi latihan kali ini di antaranya bertujuan untuk memeriksa bagaimana menggabungkannya dengan THAAD.

Baca juga: Arab Saudi Beli 44 Sistem Rudal AS THAAD Senilai Rp 215 Triliun

Latihan kali ini juga akan memungkinkan militer AS untuk mempraktikkan mengerahan cepat THAAD pada jarak jauh. Demikian disampaikan para pejabat militer AS.

"Latihan kali ini dilakukan agar kami siap menghadapi segala macam tantangan di masa yang akan datang," ujar juru bicara militer AS, Jonathan Conricus.

"Kami melihat latihan ini sebagai kesempatan untuk mempraktikkan integrasi sistem pertahanan udara Amerika yang canggih ke barisan pertahanan oleh Angkatan Udara Israel," tambahnya kepada wartawan.

"Sistem THAAD ini telah dianggap sebagai salah satu yang paling maju dari jenisnya di dunia," kata Conricus.

Ditambahkan Conricus, latihan dengan pengerahan sistem pertahanan rudal kendali THAAD ini akan melibatkan lebih dari 200 personel militer AS dan komponennya, termasuk sistem radar dan peluncuran.

"Komponen dan personel yang dikerahkan akan diberangkatkan dari AS dan Italia," kata Conricus.

Sumber AFP menyebutkan, sistem THAAD tersebut akan dikerahkan di Israel selatan, namun para pejabat menolak untuk mengatakan secara spesifik lokasi sebenarnya maupun berapa lama sistem itu akan ditempatkan di sana.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik agenda latihan militer bersama itu dan menyebutnya sebagai bentuk komitmen AS terhadap keamanan Israel.

Baca juga: Tangkal Rudal China dan Rusia, AS Tingkatkan Sistem THAAD di Korsel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.