Kompas.com - 04/03/2019, 18:12 WIB

Status Yerusalem adalah salah satu isu perselisihan paling rumit antara Israel dengan Palestina.

Baca juga: Kedubes Pindah ke Yerusalem, AS Dilaporkan ke Mahkamah Internasional

Israel telah menganggap seluruh kota Yerusalem sebagai ibu kota yang utuh dan tidak terpisahkan. Hal itu mendapat dukungan dan turut diakui Presiden AS Donald Trump pada Desember 2017.

AS bahkan telah resmi memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei tahun lalu.

Tindakan itu telah mendorong pemimpin Palestina untuk menangguhkan hubungan diplomatiknya dengan AS dan memboikot seluruh upaya perdamaian Israel-Palestina yang didorong AS, karena menuduh Washington terlalu pro-Israel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.