300.000 Orang Tanda Tangani Petisi Hadiah Nobel Perdamaian untuk PM Pakistan

Kompas.com - 04/03/2019, 15:30 WIB
PM Pakistan Imran Khan. AFP/ADEM ALTANPM Pakistan Imran Khan.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Lebih dari 300.000 orang telah menandatangani petisi online yang menyerukan agar Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menerima Hadiah Nobel Perdamaian.

Seruan itu muncul menyusul langkah otoritas Pakistan yang membebaskan seorang pilot jet tempur India yang sempat ditahan di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Tagar #NobelPeaceForImranKhan menjadi tren di media sosial Twitter di Pakistan pada Kamis (28/2/2019) pekan lalu, setelah Khan mengumumkan pembebasan pilot India yang ditangkap sebagai wujud "gerakan damai".

Pilot Angkatan Udara India, Abhinandan Varthaman, ditangkap setelah jet tempur MiG-21 yang diterbangkannya ditembak jatuh oleh militer Pakistan, di tengah ketegangan yang meningkat antara Islamabad dengan New Delhi.

Baca juga: Pakistan Bersedia Bebaskan Pilot Tempur India, Ini Syaratnya...

Varthaman berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar dari pesawat, meski kemudian dia dikeroyok oleh warga dan ditahan otoritas Pakistan. Dia telah dibebaskan dan dikembalikan ke India pada Jumat (1/3/2019) malam.

Usai langkah pembebasan itu, dua kampanye yang menyerukan nominasi Imran Khan sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian muncul di situs change.org.

PM Pakistan itu dianggap pantas mendapat hadiah Nobel Perdamaian atas peranannya dalam upaya perdamaian dan dialognya di kawasan Asia dalam beragam konflik.

Dua kampanye yang diluncurkan oleh pengguna di Inggris dan Pakistan itu memperoleh dukungan masing-masing lebih dari 240.000 dan 60.000 tanda tangan digital.

Dukungan juga datang dari Menteri Penerangan Pakistan Fawad Chaudhry, Sabtu (2/3/2019), dengan mengajukan resolusi di parlemen negara untuk memberi penghargaan kepada Imran Khan atas kontribusinya dalam perdamaian di kawasan itu.

"Imran Khan memainkan peran bijak dalam mengurangi ketegangan antara Pakistan dengan India," kata resolusi yang diajukan menteri itu, dikutip AFP.

Dalam pidatonya saat mengumumkan pembebasan Abhinandan, PM Imran Khan merujuk pada konsekuensi pecahnya perang nuklir, seraya turut menyerukan pembicaraan dengan New Delhi.

Baca juga: Sebelum Bebas, Pilot Jet Tempur India Dipaksa Puji Tentara Pakistan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X