Kompas.com - 04/03/2019, 15:15 WIB
Warga Palestina di Jalur Gaza melambai ke kerabat mereka saat berangkat dengan menggunakan bus menuju Mesir dari perbatasan Rafah pada Minggu (3/3/2019). (AFP/SAID KHATIB) Warga Palestina di Jalur Gaza melambai ke kerabat mereka saat berangkat dengan menggunakan bus menuju Mesir dari perbatasan Rafah pada Minggu (3/3/2019). (AFP/SAID KHATIB)

GAZA CITY, KOMPAS.com - Untuk kali pertama dalam lima tahun, warga Palestina dapat keluar dari Jalur Gaza untuk menunaikan ibadah umrah.

Diwartakan Al Jazeera, Minggu (3/3/2019), selama ini mereka terkurung di Jalur Gaza namun kini menyeberang ke Mesir melalui perbatasan Rafah untuk memulai tahap awal umrah ke Mekah, Arab Saudi.

Rombongan pertama terdiri dari 800 warga Palestina yang mulai menuju Kairo pada Minggu dengan menggunakan bus. Dari situ, mereka akan ikut dalam penerbangan menuju Mekah.

Baca juga: Hamas: Israel Kirim Sepatu yang Dipasangi Pelacak ke Jalur Gaza

"Ini merupakan perasaan yang luar biasa, terima kasih Tuhan. Saya telah menunggu momen ini sejak 2014," kata Fathia Abu Eita, yang ikut dalam rombongan bus.

Laporan dari kantor berita AFP menyebutkan, sebanyak 15 dari 800 orang itu tidak diizinkan melintasi Mesir. Namun, pihak keamanan Palestina tidak memberikan alasannya.

Militer Mesir menggelar operasi di Sinai Utara sejak 2014 untuk mengamankan wilayah dari kelompok ekstremis.

Sekarang untuk kali pertama pula, militer Mesir membuka perbatasan Rafah bagi penduduk Gaza.

Perbatasan Rafah merupakan pintu keluar utama bagi dua juta warga Palestina yang menempati Gaza.

Meski demikian, sebanyak 2.500 orang setiap tahunnya diizinkan untuk meninggalkan Gaza agar dapat menunaikan ibadah Haji.

Lembaga nirlaba Gisha menyebutkan, data yang tersedia pada Desember 2018 menunjukkan sekitar 300 orang menggunakan perbatasan tersebut setiap harinya.

Baca juga: Israel Mulai Proyek Penguatan Tembok Perbatasan di Jalur Gaza

Sementara itu, perlintasan Erez yang menjadi pintu keluar lainnya kini dikelola oleh Israel. Hanya segelintir orang yang diperbolehkan keluar-masuk dari lokasi itu.

Gaza diblokade oleh Israel baik darat, laut, dan udara sejak 2007, ketika Hamas mengambil kekuasaan setelah memenangkan pemilu parlementer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.