Berfoto dengan Raja Yordania, Tangan "Ungu" Ratu Elizabeth Jadi Sorotan

Kompas.com - 03/03/2019, 13:19 WIB
Ratu Elizabeth II (tengah) berfoto bersama Raja Yordania Abdullah II, Ratu Rania, dan Putra Mahkota Yordania Hussein, ditemani Putri Anne (kanan) di Istana Buckingham, Kamis (28/2/2019). (Twiiter/The Royal Family) Ratu Elizabeth II (tengah) berfoto bersama Raja Yordania Abdullah II, Ratu Rania, dan Putra Mahkota Yordania Hussein, ditemani Putri Anne (kanan) di Istana Buckingham, Kamis (28/2/2019). (Twiiter/The Royal Family)

LONDON, KOMPAS.com - Ratu Elizabeth II menerima kunjungan dari Raja dan Ratu Yordania pada Kamis (28/2/2019) di Istana Buckingham.

Dalam kesempatan itu, ratu bersama dengan Putri Anne befoto bersama Raja Abdullah II, Ratu Rania, dan Putra Mahkota Yordania Hussein.

Diwartakan Fox News, Sabtu (2/3/2019), namun ada yang menarik perhatian publik dalam foto itu. Ratu Elizabeth yang berdiri di tengah itu terlihat berbeda.

Baca juga: Lika-liku Seputar Kekayaan Ratu Elizabeth II dan Keluarga Kerajaan


Tangan kiri sang ratu nampak berwarna ungu seperti memar atau terluka.

"Saya suka mengikuti kabar Ratu Elizabeth, tapi saya khawatir. Kenapa tangan kirinya memar? Apa saya melewatkan sesuatu?," kicau seorang pengguna Twitter?

"Apakah ratu jatuh? Apa yang terjadi dengan tangannya," kicau yang lain.

Lalu, kenapa tangan kiri Ratu Elizabeth berwarna ungu?

Melansir dari Daily Mirror, dokter menduga tangan ratu kemungkinan memas akibat cedera ringan.

Ratu diklaim menjadi rentan memar setelah operasi katarak pada tahun lalu.

Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis dan kehilangan beberapa lapisan lemak di bawah kulit yang melindungi dari benturan.

Lansia juga lebih rentan untuk jatuh. Penyebab lainnya memar semacam itu bisa jadi dipengaruhi oleh suntikan.

Meski demikian, perempuan berusia 92 tahun itu tampak sehat untuk memenuhi acara penyambutan bangsawan Yordania tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X