Kompas.com - 03/03/2019, 12:44 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pasukan pimpinan Kurdi kini berupaya untuk menghancurkan ISIS di sebuah desa di Suriah, yang menjadi wilayah terakhir yang dikuasai kelompok ekstremis itu.

Laporan kantor berita AFP, mereka kembali meluncurkan operasi pada Sabtu (2/3/2019) di Baghouz di perbatasan Irak, di mana anggota ISIS tersudut.

Pejabat Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang membentuk Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, mengatakan tentaranya telah melewati batas wilayah ISIS.

Baca juga: Kuburan Massal Berisi Jenazah Tanpa Kepala Korban ISIS Ditemukan di Timur Suriah

"Serangan itu sedang berlansung, pasukan sudah mulai memasuki kantong terakhir ISIS," kata Aram Kojeir, seorang pejabat YPG di lapangan.

"Kemajuan di lapangan terjadi pada tiga poros," lanjutnya.

Dia juga menyebutkan, SDF telah mengambil kendali atas bukti yang menghadap benteng terakhir ISIS.

Pantauan AFP di lapangan menunjukkan, asap hitam mengepul di atas desa tersebut dann pesawat militer terbang di langit.

"Pertempuran sengit berlanjut," kata juru bicara SDF Adnan Afrin.

Sejauh ini, 8 tentara SDF terluka parah dalam beberapa jam pertama pertempuran.

"Ini pertempuran yang lebih dekan, kami dan anggota ISIS tak lagi berjarak," ucapnya.

Halaman:
Sumber AFP,Sky News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.