Konflik Pakistan-India: Sejarah yang Berawal dari Perebutan 1 Wilayah

Kompas.com - 02/03/2019, 13:18 WIB
Film-film India di Pakistan sangat populer. Namun, akibat ketegangan di wilayah Kashmir, bioskop-bioskop besar di Pakistan memboikot pemutaran film-film India. Chrispy Bollywood/BBCFilm-film India di Pakistan sangat populer. Namun, akibat ketegangan di wilayah Kashmir, bioskop-bioskop besar di Pakistan memboikot pemutaran film-film India.

4. Kedatangan Pejuang Muslim: 1989
Tumbuhnya kebencian Muslim terhadap pemerintahan, ditambah masuknya milisi di Kashmir pasca-keluarnya Uni Soviet dari Afghanistan membuat konflik kembali pecah di 1989.

Pakistan memberi dukungan "diplomatik dan moral" terhadap pergerakan itu. Namun Delhi menuduh tetangganya sedang melatih dan menyediakan senjata kepada kelompok separatis.

Selama bertahun-tahun kemudian, sentimen anti- India di Kashmir berubah jadi pergerakan nasionalis menjadi keagamaan.

Baca juga: Jenderal India: Siapa Pun yang Membawa Senjata di Kashmir, Kami Habisi

5. Perseteruan Kargil: 1999
Lagi-lagi kontak senjata dua tetangga kembali pecah setelah India melancarkan serangan udara melawan milisi yang disokong Pakistan setelah memasuki Kargil yang dikuasai India di 1999.

Serangan itu kemudian berubah menjadi perang kedua negara dengan puluhan ribu orang mengungsi dari garis perbatasan.

Setelah itu masih di tahun yang sama, Jenderal Pervez Musharraf melancarkan kudeta yang menggulingkan PM Nawaz Sharif.

6. Serangan Berdarah ke Politisi: 2001
Sebanyak 38 orang diberitakan terbunuh dalam serangan mematikan di Dewan Srinagara, wilayah Kashmir India, pada Oktober 2001.

Satu bulan berselang, 14 orang tewas dalam baku tembak yang terjadi di gedung Parlemen India di New Delhi. India pun menyalahkan Pakistan.

Secara dramatis, India meningkatkan keberadaan militernya di perbatasan Kashmir, dan membuat Musharraf bereaksi.

Pada Januari 2002, dia menjanjikan Pakistan tidak akan membiarkan teroris beroperasi di Pakistan dan meminta Delhi menyelesaikan sengketa terhadap Kashmir melalui dialog.

Hingga saat ini, ketegangan pun terus membara dengan isu yang bergulir adalah masalah Kashmir serta tuduhan Pakistan mendukung kelompok teror.

Baca juga: Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X