Kompas.com - 28/02/2019, 21:36 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Sebuah rancangan undang-undang yang bakal melarang orangtua untuk memberi hukuman fisik kepada anak-anak mereka telah diveto oleh Presiden Rodrigo Duterte.

Rancangan undang-undang itu melarang tindakan hukuman dan pendisiplinan dalam bentuk fisik, penghinaan oleh orangtua atau guru pada anak-anak.

RUU itu juga menyerukan kepada pelaku pelanggaran berulang untuk menjalani konseling manajemen kemarahan.

"Saya sadar akan adanya tren yang berkembang, yang populer di negara-negara Barat, yang menganggap hukuman fisik sebagai bentuk pendisiplinan anak-anak yang ketinggalan zaman."

Baca juga: Duterte Peringatkan Perang Lebih Berdarah Melawan Kejahatan Narkoba

"Tapi saya sangat yakin bahwa kita harus melawan tren ini," kata Duterte saat menjelaskan kepada Kongres alasan mengapa dirinya tidak ingin menandatangani rancangan undang-undang itu.

Duterte menyampaikan di istana kepresidenan, Kamis (28/2/2019), bahwa dia percaya bahwa orangtua harus dapat menjatuhkan hukuman fisik kepada anaknya.

Juru bicara Jaringan Hak Asasi Anak (CRN) Filipina, Richard Dy, mengatakan bahwa kelompok-kelompok pembela HAM terkejut dengan keputusan veto Duterte.

Dy mengatakan, organisasinya telah mendesak kepada Kongres Filipina untuk mengesampingkan veto tersebut dan segera mengesahkan rancangan tersebut menjadi undang-undang.

Menurut Dy, tiga dari lima anak-anak di Filipina adalah korban kekerasan psikologis dan fisik dengan lebih dari setengah kasus yang ada terjadi di dalam rumah.

"Ada semacam norma budaya di Filipina yang menyebut orangtua dapat memukul anak-anak untuk mendisiplinkan mereka. Itulah yang kami inginkan untuk diubah melalui rancangan undang-undang ini," kata Dy kepada AFP.

Halaman:
Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.