Kompas.com - 28/02/2019, 17:50 WIB
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat mengawali hari kedua KTT di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). (Twitter/White House) Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat mengawali hari kedua KTT di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). (Twitter/White House)

SEOUL, KOMPAS.com - Pertemuan kedua antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam, sekaligus memberikan harapan bagi Korea Selatan akan denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea dan untuk mengakhiri Perang Korea.

Namun, KTT yang digelar selama dua hari justru berakhir tanpa adanya kesepakatan yang ditandatangani.

Diwartakan Korea Times, Kamis (27/2/2019), pemerintah Korea Selatan menyampaikan kekecewaan dalam pertemuan Trump dan Kim Jong Un kali ini.

Baca juga: 5 Fakta Seputar Makan Malam Donald Trump dan Kim Jong Un di Vietnam

"Kami merasa kecewa Presiden Trump dan Ketua Kim Jong Un tidak bisa mencapai kesempatan pada KTT hari ini," demikian pernyataan juru bicara kantor presiden Korsel Cheong Wa Dae atau Rumah Biru, Kim Eui-kyeom.

Meski kecewa, pemerintah Korsel tetap mengapresiasi pertemuan tersebut karena telah mencetak kemajuan meski tanpa adanya persetujuan.

"Tapi juga nampak, mereka jelas mencetak kemajuan berarti ketimbang sebelumnya," ujarnya.

Dia menyatakan, KTT Hanoi menjadi ajang bagi kedua pemimpin untuk saling memahami satu sama lain sehingga meningkatkan kemungkinan terobosan di masa depan.

"Juga, kerelaan yang diwujudkan Presiden Trump untuk melanjutkan dialog dan optimisnya terkait prospek cerah untuk pertemuan selanjutnya," kata Kim, seperti dikutip dari Yonhap News.

Dia mengatakan, pemerintah Korsel berharap juga kelanjutan dialog dengan AS.

"Pemerintah kita akan melakukan yang terbaik untuk memastikan AS dan Korea Utara akan mempertahankan momentum untuk dialog sambil melanjutkan komunikasi dan kerja sama," ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X