Hindari Wilayah Udara Pakistan, Pesawat Menuju Eropa Terpaksa Ubah Rute

Kompas.com - 28/02/2019, 12:50 WIB
Pesawat Boeing 777-200 ER milik Singapore Airlines www.airliners.netPesawat Boeing 777-200 ER milik Singapore Airlines

SINGAPURA, KOMPAS.com - Ketegangan antara pemerintah India dan Pakistan makin memanas ketika kedua negara saling menembak jet tempur.

Angkatan Udara Pakistan menembak jatuh dua jet tempur India di atas wilayah Kashmir pada Rabu (27/2/2019). Kemudian, India mengklaim juga menghabisi satu jet tempur Pakistan.

Akibat pertempuran tersebut, layanan penerbangan komersial harus mengalihkan rute perjalanan.

Baca juga: Militer Pakistan: Kami Tak Ingin Berperang Melawan India


Diwartakan Straits Times, sebanyak tiga penerbangan Singapore Airlines pada Rabu tujuan London dan Frankfurt harus berhenti di tengah perjalanan.

Tujuannya untuk mengisi bahan bakar karena maskapai mengalihkan rute penerbangan ke Eropa agar bisa menghindari wilayah udara Pakistan.

Perubahan rute otomatis menambah jarak penerbangan dan waktu tempuh. Pengisian bahan bakar itu dilakukan di Mumbai dan Dubai.

Setelah India dan Pakistan menutup beberapa wilayah udaranya, semua penerbangan Singapore Airlines dari Singapura menuju Eropa memakai rute yang berbeda dari biasanya.

Maskapai penerbangan berbiaya murah, Scoot, membatalkan penerbangan untuk rute tujuan Amritsar di India udara.

"Kami telah diinformasikan tentang penutupan sejumlah ruang udara yang berpengaruh pada beberapa penerbangan kami," kata juru bicara Singapore Airlines.

Berdasarkan laporan dari situs FlightRadar24, pesawat terbang lebih jauh ke selatan di atas Laut Arab, Teluk Oman dan Teluk Persia untuk menghindari wilayah udara Pakistan.

Laporan dari BBC menyebutkan, Thai Airways mengambil langkah drastis dengan membatalkan seluruh penerbangan tujuan Eropa.

"Dengan menutup wilayah udara, setiap penerbangan dari Thailand ke Eropa turut terdampak," ujar presiden Thai Airways, Sumeth Damrongchaitham.

Baca juga: Pilot India Dihajar Warga Pakistan Setelah Jet Tempurnya Ditembak Jatuh

Selain itu, sejumlah penerbangan komersial menuju Pakistan termasuk Emirates, Etihad, Gulf Air, dan Qatar Airways juga ditangguhkan.

Sementara, British Airways memilih untuk mengalihkan rute penerbangan.

Konflik India dan Pakistan kembali meletus dipicu oleh aksi bom bunuh diri di wilayah Kashmir, menewaskan setidaknya 40 polisi paramiliter India pada beberapa waktu lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X