Kompas.com - 28/02/2019, 08:07 WIB
Potongan rekaman video memperlihatkan seorang pilot India dipukul warga setempat setelah jet tempurnya ditembak jatuh.
Twitter via Daily MirrorPotongan rekaman video memperlihatkan seorang pilot India dipukul warga setempat setelah jet tempurnya ditembak jatuh.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan momen ketika seorang pilot India dihajar oleh warga Pakistan yang berada di Kashmir.

Dalam video itu, nampal si perekam mendekat dan pasukan Pakistan berusaha mencegah warga sekitar untuk terus menyerang si pilot.

Baca juga: Militer Pakistan: Kami Tak Ingin Berperang Melawan India

Dilansir Daily Mirror Rabu (27/2/2019), tangan pilot itu ditarik ke atas sementara warga melayangkan pukulan dan tendangan ke tubuhnya.

Rekaman itu belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun, pilot dalam rekaman itu mirip Komandan Abhinanda yang dipublikasikan diarak dalam keadaan terluka di wajah.

Otoritas India mengonfirmasi salah satu dari jet tempur MiG21 milik mereka jatuh, dengan si pilot dilaporkan hilang saat bertugas.

Islamabad mengklaim telah menembak jatuh dua jet tempur India, dengan menambahkan belum ada pesawat mereka yang dijatuhkan negara tetangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baik India maupun Pakistan sama-sama bersikukuh Kashmir merupakan teritori mereka, meski keduanya hanya mengontrol sebagian wilayah.

Ketegangan kedua negara terjadi dalam dua pekan terakhir setelah bom bunuh diri menyerang konvoi paramiliter India di Kashmir, dan membunuh 40 anggotanya.

Setelah itu New Delhi mengumumkan telah mengutus jet tempurnya membombardir kawasan di Pakistan yang ditengarai sebagai basis Jasih-e-Mohammad (JeM).

JeM merupakan kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden bom bunuh diri di Kashmir pada 14 Februari yang lalu.

India menyatakan serangan udara di Balakot menewaskan banyak anggota JeM, meski klaim tersebut mendapat bantahan dari Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan meminta diadakan pertemuan dengan India dan berharap "akal sehat" bisa meredakan tensi yang terjadi.

"Sejarah sudah menyatakan perang penuh dengan kesalahan perhitungan. Kami harus duduk dan berbicara," ungkap Khan dalam pidato di televisi.

Sementara Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj menyatakan Delhi bakal menahan diri dan bertindak penuh tanggung jawab.

"India tidak ingin semakin memperkeruh situasi ini," ucap Swaraj ketika berada di China dan bertemu dengan kolega Rusia serta Beijing.

Baca juga: Pakistan Umumkan Tembak Jatuh 2 Jet Tempur India

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.