Lebih dari 300 Tentara Venezuela Membelot dan Kabur ke Kolombia

Kompas.com - 27/02/2019, 11:31 WIB
Pendukung oposisi Venezuela berhadap-hadapan dengan personil militer yang setiap pada Presiden Nicolas Maduro di perbatasan dengan Kolombia, Sabtu (23/2/2019). AFP / SCHNEYDER MENDOZAPendukung oposisi Venezuela berhadap-hadapan dengan personil militer yang setiap pada Presiden Nicolas Maduro di perbatasan dengan Kolombia, Sabtu (23/2/2019).

BOGOTA, KOMPAS.com - Lebih dari 300 tentara Venezuela dikabarkan memilih membelot dan menyeberangi perbatasan Kolombia sejak Sabtu pekan lalu (23/2/2019).

Dinas migrasi Kolombia dikutip AFP Selasa (26/2/2019) menyatakan, mereka mencatat ada 326 tentara dan polisi yang melarikan diri dari Venezuela.

Kebanyakan dari tentara dan polisi pembelot itu kabur dari "kediktatoran" Presiden Nicolas Maduro dan tekanan milisi bersenjata yang disebut colectivos.

Baca juga: Video Anak Venezuela Mengais Sampah untuk Makan Bikin Maduro Tahan Kru TV AS

Direktur Badan Migrasi Kolombia Christian Kruger mengungkapkan ada tentara yang datang masih mengenakan seragam lengkap dan menenteng senjata.

Ada juga yang datang berpakaian sipil sambil membawa keluarganya. Kruger tidak mengungkap pangkat para pasukan desertir itu.

Namun dia mengatakan tidak ada satu pun dari personel militer itu yang mempunyai pangkat maupun jabatan tingkat tinggi.

Kruger melanjutkan pemerintah bakal mengevaluasi latar belakang para pembelot. Jika mereka dianggap tak memberi ancaman, mereka diizinkan tinggal.

Jumlah 326 itu tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan militer Venezuela yang mencapai 365.000 personel.

Belum lagi colectivos yang dikabarkan mencapai 1,6 juta. Namun bagi analis Luis Salamanca, tentara yang membelot bisa saja bakal bertambah banyak.

"Kekuatan militer Maduro merupakan subyek dari dinamika yang mulai mengikis. Sama seperti diderita oleh barisan pendukungnya yang lain," ujar Salamanca.

Dukungan bagi Maduro benar-benar dipahami rival politiknya, Juan Guaido, yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Januasi lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X