Kompas.com - 26/02/2019, 22:32 WIB

HANOI, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah sampai di Hanoi, Vietnam, jelang pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Pesawat kenegaraan Air Force One yang mengangkut Trump mendarat di Bandara Internasional Noi Bai di tengah pekatnya malam setelah dua kali mengisi bahan bakar.

Baca juga: Menlu AS Jelaskan Trump yang Jatuh Cinta dengan Kim Jong Un

Diwartakan Daily Mail Selasa (26/2/2019), Trump melambai ke arah kerumunan kecil sebelum turun dari tangga dan bertemu pejabat tinggi Vietnam.

Dia melangkah ke karpet merah dan sempat berbincang dengan sejumlah delegasi penyambut sebelum menuju ke kendaraannya.

Konvoi yang membawa presiden ke-45 dalam sejarah AS itu menuju ke salah satu hotel mewah di Hanoi dengan iring-iringan motor.

Sebelumnya, Kim sudah sampai di Dong Dang pada Selasa dini hari setelah menempuh perjalanan 4.000 km selama 2,5 hari dari Pyongyang.

Dia menumpang kereta lapis baja berwarna hijau zaitun dengan puluhan pengawal berlari mengelilingi Kim tatkala memasuki hotel.

Pertemuan di Hanoi bakal menjadi kali kedua bagi Kim dan Trump sejak mereka pertama bersua di Singapura pada Juni 2018.

Pertemuan dua hari itu bakal dibuka dengan sesi makan malam di mana Trump bakal ditemani Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan acting Kepala Staf Mick Mulvaney.

Adapun Kim diprediksi bakal dikawal Kim Yong Chol, petinggi Korut yang disebut sebagai tangan kanannya, dan yang membawa surat kepada Trump.

Pertemuan ini menjadi pembuktian bagi Trump bahwa dia bisa memberi langkah konkret kepada Pyongyang untuk bersedia melaksanakan denuklirisasi.

Pertemuan di Singapura meski menghasilkan pernyataan gabungan, namun juga menuai kritikan karena minim aksi pasti denuklirisasi di Korut.

Trump menyambut pertemuan kedua itu dengan optimis. Dia menulis kicauan ekonomi Korut bisa bertumbuh dengan pesat jika bersedia melakukan denuklirisasi.

Dalam pertemuan dengan Asosiasi Gubernur AS (NGA) di Gedung Putih, Trump menyatakan dia merasa pertemuan kedua bakal berjalan lancar.

"Kami tentu menginginkan denuklirisasi. Dan saya pikir kami bakal mendapatkan negara yang perekonomiannya bakal tumbuh pesat," puji Trump.

Baca juga: Kim Jong Un Tiba di Vietnam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.