Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/02/2019, 21:53 WIB

HYDERABAD, KOMPAS.com - Pesta pernikahan seharusnya menjadi momen yang sangat meriah dan mempererat hubungan dua keluarga mempelai.

Namun di Negara Bagian Telangana, India, pesta pernikahan berubah menjadi arena baku hantam karena satu makanan: daging kambing.

Baca juga: Viral, Dua Pria di Bali Baku Hantam gara-gara Bendera Partai

Berdasar keterangan media lokal, awalnya Ajmira Kumari dan Lavudayya Praveen menggelar pesta pernikahan di desa Uppusaka Jumat pekan lalu (22/2/2019).

Diwartakan Daily Mirror Selasa (26/2/2019), keluarga Praveen menunggu Mutton, yakni daging kambing yang disajikan dengan kare.

Namun hidangan yang mereka tunggu tak kunjung datang yang membuat keluarga mempelai pria mulai meluapkan kemarahan kepada pihak Kumari.

Keluarga Kumari kemudian menyampaikan alasan bahwa mereka tidak mampu untuk membeli kambing. Sebagai gantinya, mereka menawarkan ayam.

Alasan itu membuat keluarga Praveen naik pitam karena tidak bisa menerimanya dan berteriak sehingga suasana menjadi panas.

Dalam video yang beredar, cekcok itu berubah menjadi adu fisik di mana keluarga kedua belah pihak mulai melancarkan pukulan.

Satu per satu meja mulai digulingkan dan kursi-kursi mulai diangkat dan dilemparkan. Keluarga Kumari tersulut dan membalas dengan mengayunkan tongkat pemukul.

Setidaknya delapan orang dilaporkan terluka dalam insiden itu. Keluarga kedua belah pihak datang ke kantor polisi lokal dan saling lapor.

Pada Desember 2018, perkelahian juga terjadi dalam sebuah pesta pernikahan yang dilangsungkan di Ludhiana setelah makanan habis.

Sebuah bar terbuka dibuka sepanjang pernikahan. Tetapi suasana berubah menjadi ricuh setelah salah satu makanan habis dan salah satu tamu kelaparan.

Baca juga: Dua Sahabat Baku Hantam di Depok, Satu Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.