India Klaim Sukses Lancarkan Serangan Udara ke Markas Jaish-e-Mohammad

Kompas.com - 26/02/2019, 17:16 WIB
Jet tempur Mirage 2000 milik Angkatan Udara India (IAF). AFP PHOTOS / INDIAN AIR FORCEJet tempur Mirage 2000 milik Angkatan Udara India (IAF).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Angkatan Udara India mengklaim serangan udara yang dilancarkan pada Selasa (26/2/2019) telah berhasil menghantam sebuah kamp militan milik kelompok Jaish-e-Mohammad.

Serangan udara itu disebut telah menewaskan sejumlah besar anggota kelompok militan yang sedang mempersiapkan serangan terhadap India.

Disampaikan Menteri Luar Negeri India, Vijay Gokhale, dalam konferensi pers, serangan ke kamp Jaish-e-Mohammad dilakukan pihaknya mendapatkan informasi intelijen yang mengatakan rencana serangan bunuh diri telah dekat.

"Sejumlah besar teroris Jaish-e-Mohammad, termasuk pelatih, komandan senior, dan anggota yang sedang dilatih untuk aksi fidayeen (bunuh diri), telah dihabisi," kata Gokhale, dikutip AFP.


Baca juga: Tragedi di India Kashmir, 37 Tentara Tewas Diserang Bom Bunuh Diri

Pernyataan menteri luar negeri India itu muncul setelah Pakistan menuduh jet tempur India terbang di atas wilayah Kashmir yang disengketakan.

"Intelijen yang dapat dipercaya menyebutkan Jaish-e-Mohammad sedang merencanakan serangan teror bunuh diri lainnya di berbagai tempat di India dan sedang melatih para anggotanya untuk tujuan ini," ujar Gokhale.

Jaish-e-Mohammad adalah salah satu kelompok militan anti-India yang berbasis di Pakistan. Kelompok ini sebelumnya mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas teror serangan bom bunuh diri pada 14 Februari di Kashmir yang menewaskan 40 paramiliter India.

"Dalam menghadapi bahaya yang semakin dekat, serangan pendahuluan menjadi mutlak diperlukan. Dalam operasi yang dipimpin intelijen, pada awal hari ini, India menyerang kamp pelatihan terbesar Jaish-e-Mohammad di Balakot," ujar Gokhale.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Pakistan, melalui juru bicara militernya, menuduh jet tempur India telah melintasi garis gencatan senjata di Kashmir dan menurunkan muatan.

India dan Pakistan saling mengklaim wilayah Kashmir di Pegunungan Himalaya dan tak jarang terlibat bentrok dan baku tembak.

India telah sering menuduh Pakistan turut mendukung kelompok radikal yang melancarkan serangan ke wilayah Kashmir yang dikuasai India. Tuduhan yang dibantah tegas oleh Pakistan.

Baca juga: Pakistan Tuduh Jet Tempur India Langgar Batas Udara di Wilayah Kashmir

Pejabat kementerian luar negeri India menyebut keberadaan fasilitas pelatihan besar-besaran yang mampu menampung ratusan anggota kelompok militan tidak mungkin berdiri tanpa sepengetahuan otoritas Pakistan.

"India telah berulang kali mendesak Pakistan agar mengambil tindakan terhadap kelompok Jaish-e-Mohammad, namun negara itu belum mengambil tindakan nyata untuk membongkar infrastruktur teroris di wilayahnya," kata kementerian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X