Hati-hati, Ada Video Instruksi Bunuh Diri untuk Anak-anak di YouTube

Kompas.com - 26/02/2019, 16:48 WIB
YouTube.Shutterstock YouTube.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dr Free Hess, dokter spesialis anak sekaligus seorang ibu, menemuan video berbahaya yang diunggah ke YouTube Kids.

Dia mengatakan, dalam video yang membahas game anak-anak itu setelah beberapa menit seorang pria yang memberikan instruksi cara untuk bunuh diri.

"Saya amat terkejut," kata Hess.

Dia menambahkan, sejak saat itu adegan instruksi bunuh diri tersebut disebar ke berbagai video seperti game Nintento populer Splatoon di YouTube dan YouTube Kids.


Baca juga: YouTube Hapus 400 Channel Terkait Eksploitasi Anak

Dokter Hess yang berasal dari Florida, AS ini sudah lama menulis blog tentang video-video berbahaya dan berupaya agar video tersebut dihapus.

Upaya Hess ini sesuai dengan desakan banyak orangtua dan pakar kesehatan anak yang mengatakan video semacam itu bisa merusak anak-anak.

Dalam salah satu video di YouTube itu muncul seorang pria di tengah-tengah berjalannya video.

"Ingat anak-anak," kata pria itu sambil memegang sebilah pisau imajiner.

"Membujur untuk mendapat perhatian. Lebih panjang untuk mendapatkan hasil," kata dia.

"Saya kira video ini amat berbahaya untuk anak-anak," kata Hess pada Minggu (24/2/2019)kepada harian The Washington Post.

"Saya kira anak-anak menghadapi sebuah dunia baru dengan media sosial dan akses internet," kata dia.

"Semua ini mengubah cara mereka berkembang dan mengubah cara mereka tumbuh," dia menegaskan.

Sementara itu, juru bicara YouTube Andrea Faville menanggapi masalah ini lewat  pernyataan tertulisnya.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X