Kompas.com - 26/02/2019, 15:10 WIB
Shamima Begum. Remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015. BBC via Daily MirrorShamima Begum. Remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015.

DHAKA, KOMPAS.com - Ayah Shamima meminta kepada pemerintah Inggris untuk mengizinkannya pulang setelah empat tahun bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ahmed Ali yang kini tinggal di Region Sunamganj, Bangladesh, menuturkan putrinya itu adalah warga Inggris, dan harus mendapat hukuman di sana.

Baca juga: Bayi Shamima Akan Diperlakukan sebagai Warga Inggris Jika Bisa Mencapai Kedutaan

Komentarnya kepada ITV dikutip London Evening Standard Senin (25/2/2019) bertolak belakang saat diwawancarai oleh The Mail.

Saat itu, Ali mengatakan dia berpihak kepada pemerintah, dan menyebut kondisi yang dihadapi Shamima merupakan konsekuensi dari perbuatannya.

Pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid memutuskan mencabut kewarganegaraan remaj berusia 19 tahun tersebut.

Saat itu, dia dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan Bangladesh. Namun Dhaka juga menolak dan menyatakan tak bakal mengizinkannya masuk.

"Saya tidak berpikir apa yang dilakukannya (Javid) tepat. Jika memang Shamima membuat kesalahan, dia harus dihukum di Inggris," tegas Ali.

Pria 60 tahun itu melanjutkan putrinya masih kecil ketika kabur dari Bethnal Green bersama dua orang temannya ke Suriah pada 2015.

Karena itu, menurut Ali Shamima tidak memahami konsekuensi perbuatannya. "Saya siap memohon kepada Inggris untuk tak mencabut kewarganegaraan anak saya," pintanya.

Ali kemudian mengomentari ucapan Shamima yang mengaku menyesal berbicara kepada media sehingga membuat kewarganegaraannya dicabut.

Ketika ditemukan oleh jurnalis The Times Anthony Loyd di kamp pengungsi al-Hawl, Shamima berkata dia tidak menyesal bergabung dengan ISIS.

Ucapannya itu menuai sebagian publik Inggris dan membuat Javid menulis surat kepada keluarga Shamima untuk memberi tahu pencabutan kewarganegaraan itu.

"Pesan saya untuk Shamima, jika ada wartawan datang lagi, akui kesalahanmu," ucap Ali yang dikabarkan sudah menikah kembali itu.

"Dia masih kecil dan dia tidak tahu perbuatannya. Saya bakal memberitahunya untuk minta maaf kepada pemerintah Inggris," lanjut Ali.

Dia mengulangi pernyataannya supaya Inggris bersedia memulangkan Shamima. "Biarkan dia pulang ke London. Setelah silakan kalian ambil langkah yang menurut kalian benar," tuturnya.

Baca juga: Berubah Pikiran, Ayah Shamima Dukung Putrinya Pulang ke Inggris



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X