Ketika Najib Razak Kini Populer Disapa dengan Julukan "Bossku"...

Kompas.com - 26/02/2019, 12:22 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (tengah) berpose untuk foto bersama dengan masyarakat. (Twitter/Najib Razak) Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (tengah) berpose untuk foto bersama dengan masyarakat. (Twitter/Najib Razak)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akhir-akhir ini makin sering disapa bukan dengan nama aslinya, justru dengan julukan berbeda,

Kini, Najib harus mendengar sapaan "Bossku" (Bosku) di mana pun dia melangkahkan kaki. Beberapa orang bahkan memanggilnya "Boss kita".

"Itu nama saya dalam beberapa hari terakhir," katanya, seperti dikutip dari Straits Times, Selasa (26/2/2019).

Baca juga: Najib Razak Usir Keraguan soal Gelar Akademiknya


"Bahkan ketika saya pergi ke pasar malam, mereka tidak memanggil nama asli saya," imbuhnya.

Meski menghadapi masalah hukum terkait skandal 1MDB, Najib tetap berkampanye untuk pemilihan umum di negara bagian Semenyih pada bulan depan.

Julukan baru untuk Najib malahan membuatnya lebih mudah berinteraksi dengan banyak orang.

"Saya berjabat tangan dengan semua orang, bahkan para pekerja asing. Saya tahu mereka tidak bisa memilih saya tetapi bahkan mereka meneriaki Bossku," tuturnya

Dia terkejut mengetahui segala sesuatu yang terkait dengan slogan Bossku justru menikmati kesuksesan komersial.

"Saya tidak mendapatkan royalti atau komisi. Saya membuat kesalahan. Seharusnya saya mematenkan nama itu, tapi saya lupa," ujarnya.

Meski demikian, Najib mengaku tidak bermaksud mengambil keuntungan dari fenomena tersebut.

"Jika Barisan Nasional kembali berkuasa, kita harus ingat bos sebenarnya adalah rakyat," katanya.

Najib mengkritik beberapa kebijakan Pakatan Harapan yang kini berkuasa. Menurutnya, pemerintahan yang dipimpin Mahathir Mohamad tidak mencerminkan semangat Malaysia yang baru.

Baca juga: Rilis Video Musik, Najib Razak Ungkapkan Kesedihannya

Melansir dari The Star, dia mendesak masyarakat untuk memberikan suara kepada Barisan Nasional di Semenyih, yang menurut jajak pendapat telah mengungguli Pakatan Harapan.

Menurut dia, rakyat Malaysia tidak akan pernah mau dibohongi lagi.

"Anda bisa membodohi orang sekali, tetapi tidak setiap saat," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X