Jelang Kedatangan Kim Jong Un, Stasiun Kereta di Perbatasan Vietnam-China Ditutup

Kompas.com - 25/02/2019, 15:09 WIB
Foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hendak menaiki kereta di Stasiun Pyongyang, yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. AFP / KCNA via KNSFoto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hendak menaiki kereta di Stasiun Pyongyang, yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

HANOI, KOMPAS.com - Otoritas Vietnam telah mulai mempersiapkan pengamanan dan sterilisasi tempat-tempat yang akan dilalui Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump pekan ini.

Salah satu yang mulai ditutup untuk umum adalah stasiun kereta di perbatasan Vietnam-China, di mana kereta lapis baja yang ditumpangi Kim dijadwalkan akan tiba pada Selasa (26/2/2019) dini hari.

Stasiun kereta di kota perbatasan Dong Dang telah mulai ditutup untuk publik dan dikelilingi oleh petugas bersenjata pada Senin (25/2/2019).

Seorang wartawan AFP di lokasi melihat pasukan bersenjata telah mulai disiagakan sejak Senin pagi, sementara para pekerja berjaga di sepanjang rel kereta.

Baca juga: Kim Jong Un Bakal Dikawal 100 Bodyguard selama Pertemuan di Vietnam

"(Stasiun) telah ditutup, tidak ada akses publik. Kami tidak tahu akan ditutup sampai kapan, mungkin sampai besok," kaya salah seorang penjaga di stasiun, kepada AFP.

Kereta lapis baja yang membawa Kim Jong Un beserta rombongan berangkat dari Pyongyang pada Sabtu (23/2/2019).

Namun rute yang ditempuh kereta lapis baja Kim Jong Un dari Pyongyang menuju Vietnam, sejauh hampir 4.000 kilometer yang ditempuh dalam waktu sekitar 60 jam itu sangat dirahasiakan.

Kereta berwarna hijau tua tersebut sempat dilaporkan terlihat di Stasiun Dandong, China, pada Sabtu malam. Namun diyakini kereta Korea Utara itu langsung melanjutkan perjalanan ke Vietnam.

Sebuah situs online berbahasa Mandarin milik Phoenix Television, Ifeng, mengunggah sebuah video ke akun Weibo, yang menunjukkan apa yang tampak seperti kereta khusus Kim Jong Un melintasi wilayah Wuhan di provinsi Hubei sekitar pukul 07.15 waktu setempat, pagi ini.

Dua sumber AFP mengatakan, Kim Jong Un akan menginap di Hotel Melia, sebuah hotel modern di pusat kota Hanoi, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Wisma Pemerintah, tempat pertemuan puncak dengan Presiden Trump akan digelar.

Staf hotel mengatakan, pekan ini bahwa hotel tersebut telah penuh hingga awal Maret. Namun tidak menyebutkan soal tamu VIP.

Baca juga: Media Korea Utara Rilis Foto Keberangkatan Kim Jong Un dari Pyongyang

Pusat pers Gedung Putih juga disebut akan ditempatkan di hotel yang sama. Sementara personel keamanan Korea Utara telah tampak memasuki gedung pada hari Minggu.

Setelah tiba di stasiun perbatasan, diperkirakan rombongan Korea Utara akan melanjutkan perjalanan menggunakan mobil, menempuh jarak sekitar 170 kilometer.

Ruas jalan yang dipersiapkan akan dilalui rombongan Kim Jong Un rencananya akan ditutup total mulai pukul 06.00 hingga 14.00 waktu setempat, pada Selasa (26/2/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Internasional
Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Internasional
Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Internasional
Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X