Kompas.com - 24/02/2019, 23:47 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menunjuk adik laki-lakinya, Khalid bin Salman sebagai wakil menteri pertahanan, pada Sabtu (23/2/2019).

Penunjukan tersebut dilakukan MBS melalui dekret kerajaan yang mengumumkan bahwa Khalid tidak lagi menjabat sebagai duta besar Arab Saudi untuk AS.

Khalid, yang merupakan mantan pilot angkatan udara kerajaan, sebelumnya menjabat duta besar Riyadh di Washington selama kurang lebih dua tahun.

Dengan penunjukan tersebut, maka Khalid akan membantu MBS, yang juga menjabat menteri pertahanan, dalam mengatur masalah keamanan Kerajaan Saudi.

Menurut Becca Wasser, seorang analis kebijakan dari RAND Corporation, yang berbasis di AS, Khalid telah mendapat jabatan yang sulit namun penting di kementerian.

Baca juga: MBS Janji Bakal Bebaskan 850 Warga India yang Ditahan di Arab Saudi

Penunjukan itu juga menjadi salah satu bentuk rencana reformasi militer dan perombakan jajaran petinggi pertahanan utama seperti yang telah diumumkan MBS saat pertama menjadi pangeran mahkota.

"Saat perang di Yaman menjadi berlarut-larut dan program reformasi militer bergerak lambat, Pangeran Khalid telah menempati jabatan yang sulit tetapi penting bagi ayahnya, kakaknya, dan juga kerajaannya," kata Wasser, kepada AFP.

"Pangeran Mohammed tengah berjuang untuk mendelegasikan wewenang di bidang pertahanan, yang telah membuat beberapa upaya, terutama reformasi militer, terhenti."

"Penunjukan Pangeran Khalid mungkin merupakan upaya untuk menghidupkan kembali inisiatif itu," tambahnya.

MBS pada Sabtu telah mengeluarkan tiga dekret kerajaan. Selain pencopotan Pangeran Khalid dari posisi duta besar untuk AS dan menjadi wakil menteri pertahanan, juga dilakukan penunjukan untuk pengganti Khalid di Washington.

Mengganti posisi yang ditinggal Khalid, MBS telah menunjuk Putri Rima binti Bandar sebagai duta besar Saudi untuk AS.

Dengan penunjukan itu, Putri Rima sekaligus menjadi utusan wanita pertama Arab Saudi untuk Washington.

Selain itu, dekret kerajaan ketiga yang dikeluarkan MBS pada Sabtu lalu adalah perintah pembayaran sebesar satu bulan gaji sebagai hadiah kepada tentara yang bertugas di garis depan militer di wilayah selatan kerajaan.

Baca juga: Awali Tur Asia, MBS Sepakati Investasi Rp 282 Triliun dengan Pakistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.